KORAN NUSANTARA
indeks Surabaya

Anggota DPRD Surabaya Takut Mengikuti Kursus Singkat di Lemhanas

Surabaya (KN) – Terhitung tiga tahun ini, kegiatan yang berorientasi peningkatan kapasitas pimpinan dan anggota dewan di Lemhanas setiap tahun dianggarkan dalam APBD. Namun ironisnya, kalangan anggota DPRD Surabaya tidak pernah memanfaatkannnya. Tidak adanya minat angota dewan untuk mengikuti kegiatan di Lemhanas ini kemungkinan takut karena kegiatanya disiplin dan semi militer.Wakil Ketua DPRD Surabaya Ahmad Suyanto, Minggu (22/1) mengatakan, untuk meningkatkan kapasitas anggota dewan dengan mengikuti kursus singkat di Lemhanas, tiap tahun dewan menganggarkan alokasi anggaran di APBD. “Untuk meningkatkan kapasitas anggota dewan, tiap tahun dewan menganggarkan dana Bimtek atau konsultasi ke Lemhanas” ungkapnya.

Namun herannya, tidak ada anggota dewan yang tertarik mengikutinya. “Kenapa DPRD Surabaya tidak pernah mengirim anggotanya untuk mengikuti pelatihan ke Lemhanas, alasannya ada pada diri masing-masing,” Jelasnya.

Padahal, menurut Wakil Ketua DPRD Surabaya, pimpinan dewan siap menjadi komandan, jika ada anggota dewan yang mau mengikuti kegiatan bimbingan di lemhanas. Ia mengakui, agar bisa ikut kursus ke Lemhanas sifatnya kolektif. “ Memang persyaratannya group, tidak ibsa satu-dua orang saja”. tambah alumnus ITS Surabaya ini.

Alasan lain yang menjadi kendala tidak terlaksana bimbingan di Lemhanas itu, karena kerapkali kegiatannya penuh kedisiplinan sifatnya semi militer. Namun, ia menilai mengikuti pelatihan di Lemhanas banyak membawa dampak posistif dalam meningkatkan jiwa patriotisme.

“ Kegiatan itu baik untuk peningkatan kapasitas wawasan nusantara, Ketahanan Nasional, Sistem Pertahanan Kehatanan Rakyat Semesta dan peningkatan jiwa patriotisme melalui pendalaman dan pemahaman Pancasila dan UUD yang sifatnya kesiagaan kita sebagai Warga Negara. Artis Korean (Jung Ji Hoon, Lee Dong Gun.red)  saja mau” urainya.

Ahmad Suyanto menambahkan, tiga tahun lalu untuk mengikuti pelatihan di Lemhanas tiap peserta dikenai biaya hingga 15 juta. Tahun ini, ia memperkirakan jumlahnya berubah. Tatapi setiap DPRD Surabaya  tahun menganggarkannya. (anto)

Related posts

Komisi C Minta Polisi Mengusut Tuntas Penyebab Terbakarnya Pasar Turi Tahap III

kornus

24 Taruna AAL Pertahankan Skripsi dalam Uji Alat Hasil Perancangan

Ribuan Buru Demo Tolak Kenaikan BBM Di Kantor Gubrnur Jatim

kornus