KORAN NUSANTARA
Headline indeks Surabaya

Panlih Sepakati Kadindat Cawawali Jalani Tes Urine

Sudirjo-panlihSurabaya (KN) – Panitia pemilihan calon wakil wali kota (Panlih Wawali) DPRD Surabaya sepakat jika dua kandidat wawali, Whisnu Sakti Buana (WS) serta Syaifudin Zuhri wajib menjalani general check up, termasuk tes urine. Panlih ingin memberlakukan general check up sebagai standar tes kesehatan seperti yang wajib dijalani calon kepala daerah. “Ini sudah dikomunikasikan panlih ke pansus wawali. Dan mayoritas panlih serta pansus setuju. Panlih dan pansus tak mau disalahkan di kemudian hari. Dengan keharusan general check up ini, berarti surat keterangan sehat dari dokter dianggap belum cukup,” kata Sekretaris Panlih Wawali Sudirjo, Selasa (1/10/2013).

Politisi PAN ini menilai, kendati rencana rapat dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya batal dilakukan, namun panlih sudah menyepakati soal keharusan tes urine.
“Ini bukan upaya mengulur waktu penetapan wawali. Tapi kami ingin melalui setiap tahapan pemilihan. Terserah jika masyarakat di luar menilai panlih mengulur waktu. Yang jelas prinsipnya, kami hati-hati dan mengikuti prosedur dan tahapan yang ada,” kata Sudirjo.

Bagaimana jika hasil general check up menyebut calon wali kota tak memenuhi syarat? Soal ini, Sudirjo menyebut bahwa PDIP bisa menentukan calon wawali baru.
Sementara itu, pakar hukum Universitas Airlangga (Unair) I Wayan Titib Sulaksana menekankan supaya panlih wawali mengharuskan calon wawali menjalani general check up. “General check up termasuk tes urine, tes darah dan tes rambut. Wawali itu bukan jabatan sembarangan lho,” kata Wayan Titip.

Desakan Wayan ini bukan dilatarbelakangi kecurigaannya jika ada calon wawali yang mengonsumsi narkoba. Namun bertujuan agar panlih wawali tidak disalahkan jika ada apa-apa dikemudian hari.

“Narkoba sekarang sudah menjalar ke semua lapisan kehidupan strata sosial. Karena itu, tes urine, tes darah dan tes rambut wajib. Tes bisa dilakukan di RS Bhayangkara Polda, atau RS dr Soetomo. Kalau di RS swasta justru saya khawatir ada kongkalikong,” pungkas Wayan. (anto)

Foto : Sudirjo, Sekretaris Panlih DPRD Surabaya

Related posts

Razia pedagang terompet direncanakan serentak di 31 kecamatan Surabaya

Panglima TNI Tinjau Posko Pengungsi Korban Bencana Banjir di Sentani

kornus

KRI Fatahillah-361 dan KRI Pulau Rengat-711 Latihan Peperangan Ranjau