KORAN NUSANTARA
Hankam indeks Surabaya

5 Pujasera dan 4 Rumah Di Gunung Anyar Sawah Hangus Terbakar

Surabaya (KN) – 5 bangunan pujasera UPN dan 4 rumah di kawasan Gunung Anyar Sawah Baru 14, Rungkut Surabaya habis terbakar. Stand pujasera di sebelah timur kampus Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Rungkut tersebut terbakar, Jumat (16/9) dini hari.“Kami terima laporannya pukul 02.10 WIB. Kemudian pada sekitar pukul 03.15 kami sudah melakukan pembasahan,” kata Ari Bekti Iswantoro, Kasi Pengendalian dan Pencegahan Dinas Kebakaran Pemkot Surabaya saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (16/9), pagi tadi.

Untungnya, api yang terus membesar dan membakar bangunan disekitar kampus UPN itu mampu dijinakkan dengan kesigapan 2 unit mobil pemadam kebakaran dari pos PMK Rungkut dan Menur. Dugaan sementara atas peristiwa kebakaran tersebut belum bisa disimpulkan karena masih dalam penyelidikan.

“Karena pada waktu itu memang tidak ada aktivitas. Jadi, sementara masih dalam penyelidikan,” kata Ari.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, api yang menjilat bangunan di dalam lokasi menara seluler tersebut dipicu karena korsleting listrik. Api yang meletik kecil, tiba-tiba membesar hingga menghanguskan bangunan yang terbuat dari kayu tersebut. “Belum bisa kami simpulkan, karena kabel listrik di lokasi ikut terbakar. Tapi, kayaknya kok ndak mungkin,” tuturnya.

Untuk diketahui, sampai dengan September 2011 ini, kasus kebakaran yang melanda Surabaya sudah mencapai 224 kejadian minus korban jiwa. Namun, dari peristiwa tersebut, sudah 30 orang menjadi korban luka akibat jilatan si jago merah.

“Sehari sebelumnya, ada 3 kasus kebakaran termasuk kebakaran 4 rumah semi permanen di Jl Dinoyo pada Kamis (15/9) kemarin. Jadi, sampai hari ini ada 4 kasus kebakaran di Surabaya. Terakhir, peristiwa kebakaran dini hari tadi di pujasera Gunung Anyar. Total di bulan September ini saja, di Surabaya sudah 32 kasus bukan termasuk 3 kebakaran di luar kota, Gresik dan Sidoarjo,” jelas Ari.

Sementara, kasus kebakaran di kawasan Dinoyo Baru terjadi sekitar pukul 14.45. Dalam insiden tersebut, 4 rumah hangus terbakar, 2 diantaranya nomor 8 dan 6 tergolong parah kondisinya. Empat bangunan berhimpitan yang terbakar itu adalah rumah nomor 8, 6, 10 dan 4.

Dugaan sementara dari kebakaran tersebut dikarenakan obat nyamuk bakar yang terjatuh dan menimpa tumpukan koran. Kontan, rumah nomor 8, milik Rudi Iswamto langsung membara oleh api yang selanjutnya merembet hingga mengenai 3 rumah di sampingnya. (anto)

Related posts

BPS : Masyarakat Indonesia sangat anti korupsi

Tingkatkan Kemampuan, Prajurit Korem 084/Bhaskara Jaya Latihan Menembak Latbakjatri

kornus

Tinjau Vaksinasi di Terminal 1 Juanda, Wagub Emil Ajak Peserta Vaksin Unggah Pengalaman ke Sosmed

kornus