KORAN NUSANTARA
indeks Nasional

GUBERNUR AAL: MARINIR HARUS TERUS MENINGKATKAN KEMAMPUAN

Surabaya (KN) – Gubernur Akademi Angkatan Laut, Laksma TNI Agus Purwoto, mengatakan, Korps Marinir harus terus meningkatkan kemampuan, agar dapat melaksankan tugas dan tanggungjawab kesatuan.“Marinir adalah pasukan elit, karena itu mereka harus terus berlatih baik secara individu maupun tim,” kata Gubernur AAL usai menerima kedatangan Satlat Pendaratan Kadet Tingkat III Korps Marinir angkatan ke-58, Kamis (15/9).

Menurut Laksda TNI Agus Purwoto, salah satu caranya meningkatkan kemampuan dan pengetahuan profesi kadet korps Marinir sebagai prajurit laut pasukan pendaratan, sesuai dengan tuntutan tugas yang akan diemban dalam setiap pertempuran yaitu merebut dan menguasai tumpuan pantai pendaratan yang dilakukan melalui laut dan udara.

“Latihan ini merupakan ciri khusus sekaligus kebanggaan bagi setiap prajurit laut pasukan pendaratan yang memiliki kemampuan lebih dibandingkan yang lainnya,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, tuntutan tugas TNI AL ke depan semakin kompleks dan berat, khususnya dalam pengawakan alutsista. Hal ini disebabkan karena pesatnya perkembangan teknologi dan taktik tempur serta pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terjadi khususnya alutsista dan industri pertahanan.

Berangkat dari kenyataan tersebut diatas, korps Marinir yang merupakan bagian dari komponen Sistem Senjata Armada Terpadu, harus terus menerus meningkatkan profesi dan kemampuan tempurnya sebagai prajurit laut pasukan pendarat, sehingga dapat menampilkan kemampuannya dalam memberikan dukungan operasi keamanan untuk melindungi, menjaga dan mempertahankan kedaulatan wilayah NKRI dari berbagai macam ancaman dan gangguan yang datang baik dari dalam maupun dari luar. (rif)
Foto : Gubernur Akademi Angkatan Laut, Laksma TNI Agus Purwoto

Related posts

Program Keluarga Harapan Tekan Angka Kemiskinan

kornus

Pangdam I/Bukit Barisan Apresiasi Sinergitas Provinsi Riau dan Kepri Untuk Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

kornus

Soal Rencana Esekusi KBS, Walikota Hanya Gertak Sambal

kornus