KORAN NUSANTARA
indeks Surabaya

Pemkot Black List Sembilan Rekanan Pemenang Lelang Proyek Fisik 2012

Surabaya (KN) – Pembangunan fisik sarana infrastruktur di Surabaya selama 2012 diprediksi lebih baik dibanding 2011. Indikatornya, banyak pekerjaan proyek yang sudah dilelang, kendati APBD tahun ini belum disahkan.

Anggota Komisi C DPRD Surabaya Reni Astuti, Senin (9/1) melontarkan prediksi tersebut. ”Nilai penawaran atas lelang yang dilakukan juga tidak dilakukan sembarangan rekanan. Ini sebagai imbas positif atas sembilan rekanan pemenang lelang 2011 yang ­di-black list Pemkot,” kata anngota dewan dari Fraksi PKS ini.

Sembilan rekanan tersebut tidak bisa melaksanakan proyek spek kendati ditetapkan sebagai pemenang lelang. Ini lantaran harga penawaran yang diajukan terlalu rendah. ”Boleh saja Pemkot memilih penawar yang paling rendah dari harga pagu. Tapi jangan dibawah standar,” himbaunya.

Pemkot, kata Reni, bisa tidak jadi menerbitkan surat perintah kerja (SPK) pada rekanan pemenang lelang atas proyek 2012 lantaran tidak tersedianya anggaran. Pemenang lelang juga tidak bisa menggugat Pemkot.

”Lelang bisa dilaksanakan, meski anggarannya belum tersedia. Lelang bisa mendahului sebelum APBD digedok karena ada aturan baru, yakni Surat Edaran Menteri PU Nomor 09/SE/N/2011 tentang pelelangan,” tambahnya.

Payung hukum itu, kata Reni, juga mengatur nilai penawaran minimal 20 persen dari total nilai proyek yang ditawarkan. Sebelum terbitnya SE Menteri PU tersebut, pada 2011 ada rekanan yang mengajukan penawaran dibawah 52 persen dari total nilai proyek.

Dampaknya, rekanan itu tak bisa melaksanakan proyek sesuai sepesifikasi teknik sehingga di black list. ”SE bisa membuat Pemkot meneliti setiap nilai penawaran yang masuk. Rekanan harus konsisten antara harga, spesifikasi serta nilai atau harga pasaran bahan baku waktu itu,” ungkapnya.

Pelaksanaan lelang yang mendahului sebelum APBD disahkan, masih kata Reni, bisa mengantisipasi gagalnya pelaksanaan proyek yang berujung tidak terserapnya anggaran. Pada 2011 ada 28 dari 32 item pekerjaan dalam lima kode kegiatan multi years yang tidak terlaksana.

Data kegiatan multi years 2011 menyebut, dari total pagu anggaran Rp222.044.511.982,- yang bisa dikerjakan hanya senilai Rp8.105.542.885,-. Diketahui ada sisa anggaran sebesar Rp213.938.969.097,- yang tak terserap.

Terpisah, Kabag Bina Program Pemkot Surabaya Agus Imam Sonhaji membenarkan jika pihaknya menerapkan lelang proyek mendahului APBD. Kebijakan ini pernah diterapkan ketika Walikota masih dijabat Bambang DH.

Menurut Agus, lelang proyek sudah dilakukan sejak akhir tahun lalu. Lelang sejak dini ini akan berimbas pada tingkat serapan APBD. Tentu tingkat serapannya akan lebih tinggi daripada APBD 2011 yang pengesahannya saja sampai Maret 2011.

”Keinginan ini tentu cukup berdasar, karena ada Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum 09/SE/N/2011 yang mengharapkan pengadaan barang dan jasa bisa dilakukan sejak November 2011,” jelas Agus Imam Sonhaji. (anto)

Lima diantara sembilan rekanan Pemkot pemenang lelang 2011 Yang Di-Black List:

Kegiatan/Sub

Kegiatan/Pekerjaan Nilai Pagu Rekanan Nilai Kontrak

Pembangunan Pintu Air Simo Mulyo Rp1.000.000.000 CV Sono Kembang Rp499.111.946

Saluran Batu Kali 100/800 (Branggang Bogowonto) Rp322.582.982 CV Barokah Jaya Rp177.820.093

Pembangunan dan Pemeliharaan Sarpras Pemukiman (Konstruksi jalan paving baru lebar ,5 m tipe C Jalan Medokan Asri Barat VI s/d XIII RW-6 Rp2.571.857.017 CV Jaya Abadi Bersama Rp1.224.320.900

Konstruksi jalan paving baru lebar , 5 m tipe C Jalan Dukuh Menanggal Timur samping Korem Rp1.309.502.976 CV Jaya Abadi Bersama Rp683.255.913

Konstruksi jalan paving baru lebar < 5 m tipe C Jalan Ubi III, Ubi IV, Ubi V, dan Ubi VII Rp626.639.373 CV Jaya Abadi Bersama Rp331.567.670

Total Rp5.830.582.348 Rp2.916.076.522

Komisi C DPRD Surabaya

Related posts

Kementerian LHK Apresiasi Surabaya Sebagai Tempat Pelaksanaan Hari Sampah Nasional

kornus

Analis Kesehatan Diharapkan Mampu Melihat Fenomena Kesehatan di Masyarakat

kornus

Pemkot Ajak Siswa Surabaya Peduli Lingkungan Melalui Eco School 2013

kornus