Jakarta (KN) – Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Anti Penjahat DPR (Amanat DPR) mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (8/10). Mereka mendesak KPK segera memeriksa Ketua DPR, Marzuki Alie yang diduga menerima dana sebesar Rp 300 miliar terkait proyek Dana Percepatan Infrastruktur Daerah (DPID) yang telah menyeret anggota Badan Anggaran DPR, Wa Ode Nurhayati.
“Kami menuntut KPK menyeret pelaku korupsi DPID lainnya ke meja hijau untuk mempertanggungjawabkan kejahatannya. Marzuki juga harus segera diperiksa karena menerima aliran dana sebesar Rp 300 miliar,” ujar koordinator aksi, Mustopa di depan gedung KPK.
Menurut Mustopa, KPK jangan terlalu larut dalam polemik yang terjadi dengan Polri. Ia mengatakan, KPK harus tetap mampu bekerja maksimal, termasuk mengusut dugaan suap yang dilakukan Marzuki Alie.
Pada kesempatan itu, demonstran yang membuat lalu lintas di depan gedung KPK menjadi tersendat tersebut membawa spanduk berukuran besar bergambar Marzuki Alie, selain itu juga ada beberapa poster Ketua DPR yang merupakan politisi Partai Demokrat itu sedang mengenakan topi bajak laut yang bermata satu. (red)
Foto : Aliansi Mahasiswa Anti Penjahat DPR (Amanat DPR) mendatangi gedung KPK
