Surabaya (KN) – Kapolda Jatim Irjen Pol Hadiatmoko saat Upacara Hari Ulang Tahun Brimob ke- 67 di lapangan Mapolda Jatim, Rabu (14/11) menegaskan, melalui reformasi polisi Brimob harus mampu mengatasi gangguan keamanan yang terjadi di wilayahnya masing-masing.“Anggota brimob harus mampu melindungi dan mengayomi masyarakat, sehingga diharapkan kondisi keamanan di Jawa Timur menjadi kondusif dan masyarakat dapat beraktifitas secara normal tanpa gangguan keamanan,” ujar Kapolda Jatim.
Saat ini, Brimob merupakan satuan atau salah satu pasukan elit khusus Polisi yang mempunyai intensitas tinggi dalam kerjanya. Ada beberapa kemampuan yang dimiliki Brimob, yaitu pasukan Anti teror, Penjinak Bom(Jihandak), Reserse mobile, dan SAR. “Kemampuan dan intesitas tinggi itulah yang diperlukan anggota polisi untuk meredam masalah yang ada dimasyarakat,” tegasnya.
MenurutKapolda, saat ini tantangan yang juga penting adalah perkembangan sosial terkait kondisi masyarakat yang rentan dengan isu-isu sengketa tanah, perkebunan, dan isu SARA, sehingga memicu pertikaian dimana-mana.”Itu tantangan riil yang menuntut Brimob Polri untuk selalu siap dan siaga dengan tetap mengedepankan tindakan yang humanis dan tidak arogan serta mengutamakan tugas pokok pengayoman dan perlindungan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu Kapolda Jatim juga meminta kepada pihak Brimob untuk selalu membaca Asmaul Husna saat menghadapi para demonstran. Hal ini dilakukan untuk menghindari pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). “Sesuai petunjuk Kapolri, agar kita meminimalisasi terjadinya pelanggaran HAM, maka saya minta personel Brimob untuk tidak menggunakan senjata pentungan, tapi gunakan mulut untuk membaca pujian Asmaul Husna agar demonstran tidak anarkhis,” pesanya.
Ia menambahkan, saat ini kekuatan pasukan elite Polri sangat diperlukan dalam menghadapi dinamika sosial yang berkembang pesat, cepat dan fluktuaktif. “Brimob sudah banyak berkiprah baik di dalam negeri maupun di luar negeri dalam misi kemanusiaan. Oleh karena itu kita berikan apresiasi atas pengabdian satuan Brimob pada khususnya dan segenap anggota Polri pada umumnya,” tegasnya.
Terkait dengan kinerja Brimob saat ini pihaknya mengatakan untuk kinerja Brimob dengan instansi penegak hukum di wilayah Jawa Timur sangat baik. Ini ditunjukkan dengan hadirnya kesatuan TNI dan Polri dalam HUT Brimob ke 67. “Saya terharu, karena TNI hadir dalam HUT Brimob. Saya berharap TNI dan Polri tetap kompak sampai kiamat. Hidup TNI, Hidup Polri, Hidup Brimob,” ujar Irjen Pol Hadiatmoko. (wan)
