KORAN NUSANTARA
hukum kriminal indeks

ISNU: Penebakan Guru Ngaji Merupakan Merupakan Bentuk Arogansi Aparat

Surabaya (KN) – Penembakan yang dilakukan anggota Sat Reskrim Polres Sidoarjo, Jawa Timur terhadap Riyadhus Sholihin, warga RT 01/01, Desa Sepande, Sidoarjo, menuai kecaman dari berbagai pihak. Kali ini datang dari Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU).Seketaris ISNU Jombang, Aan Anshori mengatakan, kekerasan yang dilakukan polisi terhadap sopir karyawan sebuah pabrik yang juga guru ngaji itu merupakan bentuk arogansi aparat dalam menjalankan tugas.

Diketahui, Riyadus adalah guru ngaji dan juga pengurus GP Ansor Cabang Sidoarjo bidang Pendidikan. Karena itu, dia meragukan pernyataan Polda Jawa Timur bahwa korban sempat melawan dengan menyabetkan celurit ke seorang anggota polisi. Inilah yang dijadikan alasan polisi untuk membela diri dengan menembak Riyadhus saat itu.

ISNU juga mendesak agar pelaku penembakan yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka, di tindak tegas dan diproses secara transparan sesuai hukum yang berlaku. (red/*)

Related posts

Partai Gerindra Resmi Usung Khofifah Untuk Kembali Maju Pilgub Jatim 2024, Hasim Lirik Emil Cawagub

kornus

Hari Peduli Sampah Nasional 2025, Pemkot Surabaya Gelar Aksi Bersih Pasar Keputran

kornus

Gempa 4,8 SR Guncang Bali dan NTB

redaksi