KORAN NUSANTARA
Hankam indeks Nasional

AC Rusak Penumpang Citilink Mengamuk di Bandara Juanda

Surabaya (KN) – Akibat dari adanya gangguan kerusakan AC, puluhan penumpang pesawat Citilink tujuan Jakarta-Denpasar dengan nomor penerbangan GA080, mengamuk di Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur. Sebelumnya, pesawat yang mereka tumpangi mendarat darurat karena ada kerusakan.
Pesawat Citilink Surabaya-Jakarta mengalami gangguan. Seluruh penumpang yang sudah naik ke pesawat pun diturunkan. Pesawat dengan nomor penerbangan GA020 yang hendak berangkat dari Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur itu, mendadak batal terbang karena ada gangguan di bagian AC.
Di lokasi Bandara Juanda, Selasa (13/9/2011), suasananya sediki ricuh tidak seperti hari-hari basanya, suasana kelihatan ricuh itu karena ada satu orang petugas Quality Control Citilink yang jadi sasaran kemarahan para penumpang. Tak ada satupun perwakilan resmi manajemen Citilink yang mmberikan penjelasan kepada para penumpang.
Karena pesawat yang mereka tumpangi ada gangguan teknis, puluhan penumpang diberi dua pilihan untuk meneruskan perjalanan. Pertama, dengan pesawat Lion Air pada pukul 18.00 WIB, tapi hanya ada delapan seat. Untuk itu penumpang harus diundi. Akhirnya kericuhan pun terjadi karena seluruh penumpang menolak opsi itu.
Pilihan kedua, penumpang bisa meneruskan perjalanan ke Denpasar dengan pesawat Merpati Nusantara pada pukul 19.00 WIB. Semua penumpang bisa diangkut dengan pesawat ini, tapi mereka tetap minta kompensasi karena sudah terlantar sejak mendarat di Bandara Juanda. “Keterlambatan harus diganti, sesuai aturan Kementerian Perhubungan,” seru salah seorang penumpang.
Hingga kini sebagian penumpang masih berada di ruang tunggu. Mereka mengeluh sakit kepala karena tekanan udara di kabin berkurang saat pesawat mendarat darurat. (red)

Related posts

Wagub Emil Harapkan IPHI Dapat Bersinergi Untuk Kemajuan Umat

kornus

Kepergian Sri Subiati Duka Mendalam bagi Semua Pihak, Emil Elestianto Dardak : Kami Sangat Kehilangan

kornus

Penghitungan Sementara Risma-Whisnu Unggul 87 Persen

kornus