KORAN NUSANTARA
hukum kriminal indeks

Peredaran Narkoba Di Jatim Masih Didominasi Surabaya dan Malang

ekstasiSurabaya (KN) – Direktorat Reserse Narkoba (Direskoba) Polda Jatim menyatakan jalur peredaran narkoba di Jatim masih di dominasi Kota Surabaya dan Kota Malang, hal ini berdasarkan data kasus Narkoba Polda Jatim pada 2011 yang berhasil mengamankan tersangka narkoba 2.051, dari 1.652 kasus narkoba.Direktur Narkoba Polda Jatim, Kombes Pol Jon De Fretes menegaskan hal ini saat Rakernis Jajaran Dit Narkoba Polda Jatim di Hotel Singgasana Surabaya, Rabu (10/8).
Jon De Fretes menyebut Surabaya menjadi rawan peredaran narkoba di Jatim dikarenakan pintu masuk ke Jatim melalui Kota Surabaya yang memiliki Bandara Juanda dan Pelabuhan Tanjung Perak.
“Surabaya-Malang adalah jalur rawan yang kita waspadasi, karena dua jalur tersebut rawan digunakan oleh sindikat peredaran gelap narkoba,” tegasnya.
Ia menjelaskan, sebelumnya ada segi tiga emas peredaran narkoba di Jatim, yaitu Surabaya, Malang, Kediri. Namun untuk wilayah Kediri, jalur ini sudah berhasil diputus mata rantainya, sehingga sindikat narkoba sudah tidak melalui jalur tersebut.
“Namun semua wilayah di Jawa Timur akan terus kita awasi, dan segenap anggota Reskoba dan masyarakat diharapkan bisa sinergis untuk bersama-sama perang terhadap narkoba,” ujarnya
Tujuan dari acara ini yakni upaya untuk melakukan konsolidasi guna meningkatkan kinerja yang lebih maksimal. “Rakernis ini akan kita berikan materi Problem Solving dan penambahan wawasan serta evaluasi kinerja,” terangnya. (anto)

Foto : Ilustrasi Narkoba

Related posts

Jelang Perubahan SOTK Baru, Walikota Surabaya Mutasi Pejabat Pemkot

kornus

Wakil Ketua DPRD Jatim Dorong Perluasan Vaksinasi dan Penambahan RS Lapangan

kornus

Hasil Pemeriksaan BPK Temukan Indikasi Kerugian Negara Rp 240 Miliar di Proyek Hambalang

kornus