KORAN NUSANTARA
indeks Surabaya

Enam SMPN Di Surabaya Statusnya Akan Meningkat Menjadi RSBI

RSBISurabaya (KN) – Sebanyak enam Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMPN) di Surabaya statusnya akan meningkat menjadi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). Enam sekolah itu yakni, SMPN 2, SMPN 3, SMPN 5, SMPN 12, SMPN 19, dan SMPN 22.Kabid Pendidikan Menengah dan Kejuruan (Dikmenjur) Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ruddy Winarno, Kamis (11/8) mengatakan, saat ini kualitas pendidikan di Surabaya terus meningkat, terbukti ada sekolah yang meningkat statusnya.

”Silahkan cek saja, enam sekolah tersebut layak menjadi RSBI, sekolah- sekolah ini sebelumnya tidak bisa menjadi RSBI karena Kementerian Pendidikan Nasional RI menghentikan prosesnya. Kementerian melakukan evaluasi keberadaan RSBI karena dinilai masih banyak persoalan yang muncul. Jika tidak dihentikan, bisa dipastikan sekolah-sekolah ini akan menjadi RSBI,” katannya.

Dengan menjadi RSBI, sekolah tersebut akan menambah panjang daftar sekolah yang berstatus RSBI di Surabaya. Saat ini sekolah yang menjadi RSBI yakni,SMAN 1,SMAN 5,SMAN 13,SMAN 15,SMAN 19,SMAN 20,dan SMAN 21.Sementara di jenjang SMK ada 7 RSBI, yakni SMKN 1, SMKN 2, SMKN 5, SMKN 6, SMKN 8, SMKN 10 dan SMKN 11.

Semakin banyaknya RSBI, maka siswa akan banyak pilihan dalam menentukan pendidikan, apalagi di Surabaya RSBI dibebaskan biaya pendidikan dan iuran. Hal ini tidak hanya berlaku pada sekolah jenjang SMP saja, tetapi juga untuk SMA RSBI.

Kebijakan ini berupa pembebasan biaya SPP, uang gedung, dan biaya investasi pendidikan. Semua kebutuhan sekolah sudah di tanggung oleh APBD melalui Biaya Operasional Pendidikan Daerah (Bopda). ”Kita sangat konsen terhadap pendidikan. Pemerintah akan menggratiskan semua biayanya,” jelas Ruddy.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya M Taswin mengatakan, hasil evaluasi RSBI menunjukkan jika semua RSBI di Surabaya layak menjadi Sekolah Berstandar Internasional (SBI). Hasil ini didapat setelah tim Dindik bekerja secara maraton. ”RSBI di Surabaya semuanya layak menjadi SBI. Bahkan RSBI-RSBI pinggiran-pun kualitasnya tidak jauh berbeda dengan RSBI yang ada tengah kota,” katanya.

Taswin mengatakan, sesuai hasil penelitian tim, keberadaan RSBI tengah kota dan di pinggiran tak ada perbedaan mencolok. Karena semua kebutuhan mulai sarana dan prasarana, tenaga pengajar profesional, serta hubungan dengan sekolah luar negeri telah dijalankan semua. ”Dari 200 sekolah se-Indonesia yang mengajukan menjadi RSBI, ada 20 sekolah di Surabaya yang dinilai layak menjadi RSBI.” Inikan menunjukan jika pendidikan di Surabaya maju,” ujarnnya. (rif)

Foto : Ilustrasi RSBI

Related posts

Pemkot Beri Apresiasi Kader Posdaya Melalui Surabaya Gender Award

kornus

Ajak Bersinergi Bangun Surabaya, Walikota dan Wakil Walikota Surabaya Silaturrahmi ke Sejumlah kantor Partai Politik

kornus

Risma: Mabes TNI Siap Bantu Tangani Covid-19 di Surabaya