Jakarta,mediakorannusantara.com-PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatatkan capaian positif pada masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Hingga Minggu pagi, 4 Januari 2026, total penjualan tiket telah mencapai 4.135.783 lembar.
Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 10,86 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 3.730.584 tiket.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa lonjakan ini dipicu oleh tingginya mobilitas masyarakat antarwilayah yang semakin fleksibel.
Berdasarkan data operasional, keterisian tempat duduk melampaui kapasitas yang tersedia karena adanya perputaran penumpang di stasiun antara dalam satu lintas perjalanan
. Untuk kereta api jarak jauh, penjualan mencapai 3,3 juta tiket atau sekitar 121,8 persen dari kapasitas, sementara kereta api lokal terjual 772.725 tiket atau 103,7 persen dari total kursi yang disediakan.
Puncak pergerakan penumpang tercatat terjadi pada 28 Desember 2025 dengan volume mencapai 269.719 orang.
Secara konsisten, jumlah pelanggan harian terus terjaga di atas angka 200 ribu hingga awal Januari 2026. Selain faktor mobilitas yang merata, program diskon tarif 30 persen untuk kelas ekonomi komersial juga menjadi daya tarik utama.
Program ini berhasil menyerap 99 persen dari total kuota kursi yang disediakan, atau sekitar 1,49 juta tiket.
Capaian ini menjadi bahan evaluasi bagi KAI untuk terus mengoptimalkan pengelolaan kapasitas dan jadwal di masa mendatang.
Manajemen KAI turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kepercayaan yang diberikan serta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan berdasarkan masukan dari para pelanggan selama masa angkutan akhir tahun ini.( wa/ar)
