KORAN NUSANTARA
Headline indeks Jatim

Jelang Pilgub Elektabilitas KarSa Tertinggi

KarSaSurabaya (KN) – Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilgub) Jatim pada 29 Agustus mendatang, elektabilitas pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) melejit dan mencapai 54,3 Persen.Sedangkan urutan kedua ditempati pasangan Bambang DH-Said Abdulah (BDH-Said) dengan persentase 13,7 persen. Sementara pasangan Khofifah-Herman (Berkah) mencapai 13,3 persen dan Eggi-Sihat sebanyak 0,4 persen. Demikian hasil survei yang digelar oleh lembaga Survei Proximity terkait pilgub Jatim, Jumat (16/8/2013).

Direktur Utama Proximity, Whima Edy Nugroho mengatakan, tingkat elektabilitas KarSa sangat jauh dibanding dengan calon lain. Survei ini digelar pada priode 17-30 Juli 2013 dengan 1.200 responden dan margin error 3 persen.

Survei yang menyisir 38 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur itu menjelaskan, penyebab naiknya elektabilitas pasangan calon Incumbent itu karena sejumlah program dari pasangan itu selama menjabat dinilai cukup bagus. Artinya, masyarakat sudah merasakan buah dari kebijakan itu.

“Ada empat faktor utama antara lain, pembangunan dan kinerja bagus 22,8 persen, figur yang merakyat 12,3 persen, berpengalaman 10,2 persen dan dermawan/berjiwa sosial tinggi 6,1 persen,” kata Whima.

Peta pertarungan Pilgub Jatim akan terjadi antara Incumbent dan BDH-Said serta Incumbent dan Berkah. Pertarungan antara incumbent lawan BDH-Said terjadi di wilayah Pacitan, Blitar, Bojonegoro, Sumenep dan Surabaya.

Hal itu terlihat karena kultur masyarakat yang sebagian besar Nasional. Soekarwo akan bersaing dengan BDH-Said di wilayah Mataraman. Kemudian pertarungan dengan pasangan dengan Incumbent-Berkah akan terjadi di wilayah arek, seperti Jombang, Mojokerto dan Kediri.

“Incumbent akan bertarung dengan pasangan Berkah di wilayah Kabupaten/Kota Mojokerto, Sidoarjo, Jombang, kediri, dan Tulungagung. Pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf masih dominan di wilayah Madura dan Tapal Kuda,” tandasnya.

Sementara posisi saat ini, pasangan KarSa unggul di Madura dan wilayah Tapal kuda. (red)

Related posts

H-3 hingga H+7 Lebaran, Dinkes Jatim Siagakan 278 Posko Kesehatan dan Puskesmas Rawat Inap

kornus

Januari-Juni kasus DBD di Jatim capai 5.733 kasus

Sediakan Sarana Transportasi Ramah Lingkungan, Pemkot Surabaya Siapkan Layanan Bike Sharing “Gowes”

kornus