KORAN NUSANTARA
indeks Nasional

Indonesia Segera Miliki Pesawat Kepresidenan Seharga RI US$ 58,6 Juta

Jakarta (KN)  – Indonesia segera akan memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing dengan nomor seri 737-800 seharga US$ 58,6 juta ini akan mulai digunakan pada Agustus 2013. Memiliki pesawat kepresidenan sendiri dinilai lebih murah dibanding sewa seperti yang dilakukan sekarang ini.

“Kita memilih Boeing karena pilot-pilot kita lebih siap dan lebih familiar dengan pesawat Boeing, termasuk pilot dari TNI-AU. Perjanjian pembelian pesawat ini sendiri telah ditandatangani pada 27 Desember 2010 lalu,” kata Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Lambock V Nathans pada wartawan di Gedung Utama Kemensetneg, Jakarta, Kamis (9/2/2012).

Alasan pembelian pesawat kepresidenan, jelas dia, salah satunya karena lebih efektif untuk jangka panjangnya dibanding pesawat sewa. Analisa hitung-hitungan mengenai perlunya ada pesawat kepresidenan dalam rangka mendukung kegiatan-kegiatan Presiden maupun Wakil Presiden sudah dikaji sejak lama.

“Pesawat kepresidenan ini akan bisa digunakan selama 35 tahun dan lebih hemat. Jadi Presiden-Presiden berikutnya juga bisa menggunakan pesawat ini. Presiden SBY sendiri akan habis masa jabatannya pada 2014,” ujarnya.

Harga pesawat kepresidenan, terang Lambock, sekitar US$ 58,6 juta. Pembayarannya dilakukan dalam tiga tahap. Pembayaran pertama pada tahun 2010 Rp 11.720.000.000, pembayaran kedua pada tahun 2011 Rp 92 miliar, dan pembayaran ketiga pada Januari 2012 Rp 335.439.000.000.

“Pengadaan pesawat kepresidenan tidak pernah mengganggu dana untuk pedidikan. Untuk kebutuhan dana pendidikan sudah ada dalam konstitusi kita. Pembelian ini sepenuhnya dari APBN, sudah disetujui DPR, dan bukan berasal dari pinjaman luar negeri,” jelas Lambock V Nathans. (red)

Foto : Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Lambock V Nathans
(Sumber berita Sekretariat Sekneg)

Related posts

Ladies Program Munas APEKSI di Surabaya Bahas Integrasi Posyandu, Berbagi Strategi dan Usulan

kornus

Mendagri Minta Kesbangpol Seluruh Indonesia Kawal Program Prioritas Pembangunan Nasional

kornus

Pertama di Asia Tenggara, SIG Operasikan Fasilitas Pemusnah Bahan Perusak Ozon untuk Bantu Minimalisasi Dampak Perubahan Iklim 

kornus