Jakarta, mediakorannusantara.com – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa DPR memberikan perhatian besar terhadap berbagai permasalahan yang menjadi sorotan publik. Puan mengungkapkan bahwa persoalan-persoalan tersebut, mulai dari pemblokiran rekening dormant hingga isu royalti, merupakan aspirasi yang disampaikan langsung oleh masyarakat.
Hal itu disampaikan Puan dalam pidato Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I Tahun 2025–2026 di Gedung Parlemen, Jakarta. “Harapan rakyat jelas, agar setiap masalah yang mereka hadapi mendapat perhatian dan dapat segera terselesaikan melalui kebijakan negara yang responsif,” ujarnya, Jumat (15/8).
Puan menjabarkan sejumlah isu penting yang menjadi fokus perhatian DPR:
Penanganan dan penyelesaian masalah pemblokiran rekening dormant oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Rencana penertiban kawasan dan tanah terlantar oleh negara.
Pelaksanaan program Sekolah Rakyat dan evaluasi program Makan Bergizi Gratis.
Tata kelola pemberian tunjangan jabatan fungsional tertentu di kementerian/lembaga dan daerah.
Rencana perubahan pola penyaluran bantuan sosial dari seumur hidup menjadi lima tahun.
Kekhawatiran terhadap perlindungan data pribadi warga negara Indonesia sebagai bagian dari kesepakatan tarif dagang.
Pelaksanaan putusan Mahkamah Konstitusi mengenai pendidikan gratis bagi siswa SD dan SMP.
Sinergisitas antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN).
Pelaksanaan royalti hak cipta lagu.
Lebih lanjut, Puan mengungkapkan bahwa sepanjang tahun terakhir, DPR RI telah menerima 5.642 laporan dan pengaduan dari masyarakat. Semua laporan tersebut telah ditindaklanjuti melalui fungsi pengawasan DPR dengan memberikan rekomendasi kepada pemerintah.
Sidang paripurna yang digelar di Gedung Nusantara ini turut dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto yang menyampaikan pidato kenegaraan terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026. Acara ini dihadiri oleh 473 anggota dari seluruh fraksi DPR RI. Turut hadir pula jajaran pimpinan lembaga dan menteri-menteri Kabinet Merah Putih, termasuk Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan sejumlah menteri koordinator. ( wa/ar)
