KORAN NUSANTARA
Headline indeks Jatim

BPJS Jatim Keluarkan Dana Pelayanan Kesehatan Sebesar Rp 102 Miliar Setiap Bulan

BPJS- KesehatanSurabaya (KN) – Kepala BPJS Kesehatan Divre VII Jatim Kisworowati mengatakan, pihaknya setiap bulannya mengeluarkan dana kapitasi untuk pelayanan kesehatan di tingkat pertama sebesar Rp 102 miliar per bulan.Dana itu selalu dibayarkan maksimal pada pertengahan setiap bulannya. Dia menjelaskan, pembayaran kapitasi kesehatan ke fasilitas kesehatan primer dibayarkan ke puskesmas, dokter keluarga, klinik setiap bulannya tepat waktu pada tanggal 15.

“Saat ini, di wilayah Jatim pada klaim Januari 2014 lalu sudah terbayar di semua rumah sakit, sementara bulan Februari sebanyak 156 rumah sakit terbayar lunas, 28 rumah sakit dalam proses verifikasi dan telah dibayar 50 persen dari total tagihan klaim sebagai uang muka,” ujarnya.

Khusus wilayah kantor cabang Surabaya, kata dia, sebanyak 38 rumah sakit telah dibayar lunas untuk semua klaim Januari dan Februari 2014. Dari jumlah itu, lima rumah sakit dalam proses verifikasi telah dibayarkan uang muka sebesar 50 persen dari total tagihan.

Sementara itu, Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan Cabang Utama Surabaya, menyatakan jumlah peserta baru BPJS Mandiri mulai Januari sampai Maret 2014 mencapai 54.016 orang.

“Jika dilihat rata-rata peserta baru BPJS Mandiri yang mendaftarkan diri di Kantor BPJS Utama dan Kantor Operasional per harinya sebanyak 800 orang,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Surabaya, I Made Pula Yasa, di Surabaya, Jumat (11/4).

Made mengatakan, tingginya minat menjadi peserta BPJS Mandiri dikarenakan semakin pahamnya masyarakat dalam mengikuti program kesehatan (BPJS, red). Selain itu juga dikarenakan tuntutan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal dari rumah sakit. “Jika mengikuti program BPJS, masyarakat tidak perlu repot-repot mengeluarkan dana lebih untuk berobat ke rumah sakit,” katanya.

Menurutnya, program BPJS Kesehatan ini dinilai akan dapat membantu masyarakat dalam mengawal kesehatannya. Banyak keuntungan yang didapat jika masyarakat mengikuti program BPJS Kesehatan, di antaranya adalah masyarakat akan terjaga kesehatannya karena semua penyakit yang diderita dapat ditanggungkan di BPJS.
Masyarakat tidak harus mengeluarkan biaya besar untuk mengikuti program BPJS Kesehatan, karena pembayaran iuran tiap bulan sangat murah.

“Untuk iuran per bulan pada perawatan kelas I sebesar Rp 59.500, kelas II sebesar Rp 42.500 dan kelas III sebesar Rp 25.000. Jika dilihat iuran BPJS Kesehatan ini paling murah daripada iuran pada asuransi lainnya,” terangnya.

Untuk mendapatkan pelayanan kesehatan itu, made mengimbau kepada masyarakat di Jatim, terutama di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik untuk secepatnya mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS. Dengan mengikuti program BPJS, masyarakat akan terlindungi kesehatannya.

“Jika dilihat kesertaan masyarakat Surabaya, Sidoarjo dan Gresik dalam program BPJS Kesehatan sangat tinggi ini dinilai dari jumlah keanggotaan mencapai angka 2.482.610 orang,” tambahnya. (rif)

Related posts

Kemarau Panjang, 6 Kecamatan di Jombang Dihantui Krisis Air Bersih

redaksi

KLHK Gugat Dua Perusahaan Pembakar Hutan dan Lahan di Kalimantan

TNI Kerahkan Pesawat TNI AU Kirimkan Bansos untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di NTT

kornus