KORAN NUSANTARA
Headline indeks Jatim

Pimpinan DPRD Berharap Pengalihan Pengelolaan SMA/SMK Dapat Mewujudkan Pendidikan yang Merata di Jatim

gedung-DPRD-JatimSurabaya (KN) – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur berharap pengalihan pengelolaan sekolah SMA/SMK ke Provinsi dapat mewujudkan pendidikan yang merata dan adil di kabupaten/kota di Jatim.“Saya berharap kepada semua masyarakat di Jatim tidak perlu khawatir bahwa pengalihan SMA/SMK ini ke provinsi Jatim, karena dengan pengalihan SMA/SMK ini merupakan wujud pendidikan yang merata yang dilakukan provinsi Jatim,” ujar Wakil Ketua DPRD Jatim, Achmad Iskandar, Jumat (13/1/2017).

Achmad Iskandar menambahkan, bahwa pengalihan SMA/SMK dari kabupaten ke provinsi ini suatu kebijakan yang luar biasa, meskipun ada gejolak di masyarakat tetap harus diterima, karena pengelolahan SMA/SMK ini masyarakat di Jatim bisa sekolah dengan bebas. Misalnya yang ada siswa kelahiran dari Pacitan ingin sekolah ke Surabaya maka siswa tersebut bisa sekolah di Surabaya.

“Dengan adanya perubahan SMA/SMK ini, pihak DPRD Jatim dan pemprov akan terus melakukan perbaikan dan juga akan melakukan evaluasi triwulan baik anggarannya maupun tata kelola manejemennya, sehingga peralihan SMA/SMK ke Pemprov Jatim berjalan sempurna sesuai yang diharapkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Bahkan pihaknya menyarankan kepada kabupaten/kota yang ingin memberikan bantuan kepada siswa yang kurang mampu yang sudah dianggarkan di APBD nya, dapat melakukan kerjasama dengan dinas pendidikan provinsi tetapi tetap sesuai aturan yang berlaku sehingga tidak terjadi tumpang tindih dengan anggaran Provinsi Jatim.

Anggota DPRD Jatim lainnya, Agus Dono Wibawanto mengatakan, Komisi E DPRD Jatim akan membentuk tim pengawasan kebijakan di sekolah pasca pengelolaan SMA/SMK oleh Pemprov Jatim.

Dimana tim ini nantinya yang akan mengawasi setiap kebijakan sekolah yang tak sesuai dengan aturan yang ada. “Orang tua siswa atau pihak komite sekolah bisa mengadu di tim tersebut. Tim ini semuanya anggota komisi E yang langsung akan melakukan pengawasan,” ungkapnya.

Agus Dono menambahkan, dengan adanya tim pengawas tersebut diharapkan mampu menekan pungli di setiap SMA/SMK di Jatim. (wan)

Related posts

Bertemu di Bali, Asintel TNI Ajak Intelijen Negara ASEAN Mewujudkan Pertumbuhan dan Kemakmuran Internasional

kornus

Anggota Dewan Imbau Pemkot Kaji Ulang Klausul dalam Kontrak BOT dengan PT SO

kornus

Imigrasi Cabut Surat Rekomendasi Kemenag dari syarat Paspor Umroh