Jakarta (KN) – Wacana pemecatan mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla terkait pencapresan dari parpol lain diminta segera dihentikan. Sebab wacana tersebut bisa menghancurkan Golkar.Wakil Ketua DPR dari FPG ini merasa khawatir wacana pemecatan mantan Wapres tersebut malah akan berakibat pada ketidakharmonisan antara JK dengan Ketum Partai Golkar Aburizal Bakrie dan bahkan dengan Ketua Dewan Pertimbangan Pusat Partai Golkar Akbar Tandjung.
Pri menegaskan, wacana pemecatan mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla terkait pencapresan dari parpol lain harus segera dihentikan. Sebab wacana tersebut justru bisa menghancurkan Golkar sendiri.
“Saya menganjurkan dan memohon kepada para pimpinan teras partai untuk tidak mewacanakan pemecatan. Wacana itu kontraproduktif dan bahkan akan menghancurkan konsolidasi internal partai,” pinta Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso di Gedung DPR, Jakarta (30/7/2012).
Priyo khawatir wacana iti akan menghancurkan konsolidasi partai dan akan berujung membentrokkan tokoh-tokoh senior antara Ical dan JK denganĀ Akbar Tandjung, dan itu sangatĀ merugikan Partai Golkar secara konsolidasi.
Golkar, lanjut Priyo, seharusnya bangga mempunyai kader sekaliber JK. Akan lebih baik jika JK, Ical, dan Akbar serta senior Golkar duduk bersama menyelesaikan permalasahan. Sehingga Golkar bisa makin solid dalam menghadapi Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2014.
“Kita memimpikan ketiga orang ini duduk satu meja. Kalau tidak, saya khawatir akan menggerogoti positioning Golkar saat ini,” tandas Priyo Budin Santoso. (red)
