KORAN NUSANTARA
Headline indeks Jatim

Tingkat Kelulusan Siswa SMP dan MTs Peserta Ujian Nasional di Jatim Menurun

PendidikanSurabaya (KN) – Sebanyak 417 siswa-siswi SMP dan MTs di Jawa Timur tidak lulus ujian nasional (UN) 2013.“Yang tidak lulus 0,08 persen,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Harun kepada wartawan di kantornya, Jumat (31/5/2013).

Peserta UN tingkat SMP dan MTs (Madrasah Tsanawiyah) di Jatim tahun ini sebanyak 540.003 anak. Tingkat kelulusannya mencapai 99,92 persen. “Kalau tahun kemarin tingkat kelulusannya 99,84 persen, sekarang 99,92 persen. Artinya, ada penurunan tentang tingkat ketidaklulusan. Ini luar biasa,” tuturnya.

Harun mengaku bersyukur pada pelaksaan UN tahun 2013 ini. Pasalnya, banyak prestasi yang dicapai anak didik baik SMP maupun MTs di Jatim. Yakni, rata-rata nilai ujian murni nasional, siswa Sofia Qorrotul A’yun dari MTs Negeri 1 Kota Malang dengan nilai rata-rata 9,85, meraih peringkat 3 nasional.

Sedangkan rata-rata tertinggi nasional tingkat SMP, Jatim menempatkan 3 sekolah di peringkat 10 besar nasional yakni, SMPN 1 Kabupaten Lamongan meraih peringkat 4, dengan nilai 9,06. Peringkat 5 nasional dari SMP Negeri 1 Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan dengan nilai 9,05. Sedangkan peringkat 10 nasional diraih SMP Negeri 1 Kota Surabaya dengan nilai 8,97.

Pihaknya, kata dia, mengaku bangga dengan Jawa Timur yang menempatkan SMP Nurul Ulum, Kabupaten Sampang, meraih peringkat pertama kejujuran UN. Sedangkan peringkat kedua diraih Provinsi DKI Jakarta disusul Jawa Barat, Aceh dan Kalimantan Tengah.

“Kejujuran paling bagus di Sampang (SMP Nurul Ulum). Karena nilai ujiannya lebih tinggi dari pada nilai sekolah,” jelasnya sambil menambahkan, nilai Unas di SMP Nurul Ulum 8,76. Sedangkan nilai sekolahnya 7,09, sehingga ada selisih minus 1,67. (ms)

Related posts

DPPK Surabaya Mengaku Tak Pernah Usulkan Penurunan Tarif Pajak RHU

kornus

Kasum TNI Ikuti Kejurnas Menembak Pangdam Jaya 2019

kornus

26 Oknum Terlibat Dalam Kasus Gayus

kornus