KORAN NUSANTARA
Hallo Nusantara Hankam Headline Nasional

Kericuhan Hari Damai Aceh Dipicu Oknum, Kepala Staf Kepresidenan Pastikan Kondisi Sudah Kondusif

Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman

JAKARTA, mediakorannusantara.com – Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menilai kericuhan saat peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh di Banda Aceh dilakukan oleh segelintir pihak dan tidak mencerminkan sikap masyarakat Aceh secara keseluruhan.

​”Kalau menurut saya itu hanya oknum-oknum saja. Rakyat Aceh itu NKRI,” kata Dudung di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/8).

​Dudung mengatakan terdapat pihak tertentu yang memanfaatkan momentum peringatan Hari Damai Aceh sehingga memicu situasi yang tidak kondusif.

​”Dan itu memanfaatkan situasi, memang tanggal 15 Agustus itu kan hari perdamaian ya, cuma ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan. Itu hanya segelintir saja,” katanya.

​Dudung memastikan kondisi keamanan di Aceh saat ini telah kembali kondusif setelah kericuhan yang terjadi di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

​”Kondusif sudah,” katanya.

​Dudung mengatakan situasi tersebut tidak berlangsung lama dan Bendera Merah Putih kembali berkibar setelah kericuhan.

​”Kan tidak lama terus kemudian Merah Putih berkibar lagi,” katanya.

​Sebelumnya, kericuhan terjadi dalam rangkaian zikir dan doa bersama memperingati 21 tahun Hari Damai Aceh di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8).

​Dalam kegiatan tersebut, sejumlah massa mengibarkan Bendera Bulan Bintang yang identik dengan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

​Kericuhan kemudian terjadi ketika aparat keamanan melakukan penertiban terhadap aksi tersebut.

​Polda Aceh menyatakan telah memulai penyelidikan terhadap kericuhan tersebut, tetapi belum menjelaskan secara rinci peristiwa maupun dugaan tindak pidana yang menjadi objek penyelidikan.

​Pemerintah Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) juga telah sepakat berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk meminta kepastian hukum mengenai Bendera Bulan Bintang.(wa/an)

Related posts

Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB Gelar Patroli dan Cimic Berhasil Rangkul Milisi di Kongo

kornus

Menparekraf sebut Fesyen Ciptakan dua juta Lapangan Kerja

Mahfud minta Ormas Islam Kawal Pemilu 2024 berjalan Sesuai Kadwal