KORAN NUSANTARA
Headline hukum kriminal indeks

Tim Saber Pungli Polda Jatim OTT Tujuh Orang Tersangka Pemotong Dana ADD di Sampang Madura

kabid-humas-polda-jawa-timur-kombes-frans-barung-mengera-didampingi-dirreskrimsus-kombes-adityawarman-dan-wadir-ditkrimsus-akbp-arnapiSurabaya (KN) – Tim sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) Polda Jawa Timur telah berhasil menangkap operasi tangkap tangan (OTT) perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi atas pemotongan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang, Madura. Dalam OTT ini Tim saber pungli Polda Jatim berhasil mengamankan 7 orang Tersangka.Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mengera didampingi Dirreskrimsus Kombes Adityawarman dan Wadir Ditkrimsus AKBP Arnapi serta Kasubbid Penmas Bid Humas AKBP Eko Hengky, Rabu (7/12/2016) menegaskan, kasus OTT senilai Rp 1,5 miliar yang ditangani oleh penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus. Namun polisi baru menahan satu tersangka berinisial KH, yaitu Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Kedungdung, Sampang, Madura

Sedangkan lainnya dikenahkan wajib lapor, yaitu Evi Herawati (Staf Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kecamatan Kedundung) diamankan uang Rp. 270.500.000.

Suhartatik (Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Kedundung/Pj. Kades Moktesareh), Disita uang Rp 21.920.000, Roudhotul Jannah (istri Kades Banjar) disita uang Rp 100.000.000, Heriadi (Keponakan Roudhotul Jannah) Jadid (Kades Batoporo Barat), Musrifah (istri Kades Batoporo Barat) disita Rp 41.553.000.

Ia menjelaskan, modus Operandinya setiap pencairan alokasi Dana Desa maupun Dana Desa yang bersumber dari APBN dilakukan pemotongan oleh Kasi Pemberdayaan Desa, Kecamatan Kedundung, Kun Hidayat.

Dugaan korupsi Alokasi Dana Desa itu adalah jenis pemotongan dengan alasan untuk pajak, papan nama, RAB Desain,Spj ADD, materai, prasasti foto. Sedang DD jenis pemotongan pajak, PKK, hutang Dayat, hutang Camat, pelatihan, prasasti, foto, usulan DD, Spj DD, entry pajak, Porkab.

Adapun data yang telah dilakukan pemotongan adalah ADD pencairan 5 Desember 2016 seperti Desa Rabasan: dana 132.847.500 dipotong Rp. 54.750.000 yang diterima Rp. 78.197.500. Desa Kramat: dana 118.638.500 dipotong rp 65.000.000 yang diterima Rp 53.638.500. Desa Nyeloh : dana Rp 139.432.750 dipotong Rp 118.200.000 yang diterima Rpp 21.232.750. (wan)

Related posts

2 Minggu Jelang Coblosan, Khofifah-Emil Semakin Kokoh Versi Survei LSI, Denny JA : Khofifah-Emil 67%, Risma-Hans 19,1%, LUMAN 2,1%

kornus

Tingkatkan Literasi Keuangan, OJK Luncurkan Program Si-Pinter Keuangan

Panglima TNI : TNI Bersama Rakyat Menjaga dan Merawat Kemerdekaan

kornus