KORAN NUSANTARA
ekbis indeks Jatim

Selama Semester I/2012 Ekonomi Jatim Tumbuh 7,20 %

Surabaya (KN) – Kondisi perekonomian Jawa Timur cukup dinamis. Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi Jawa Timur selama semester pertama 2012 yang mencapai 7,20%. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Irlan Indrocahyo mengatakan, selama semester I tahun 2012 semua sektor mengalami pertumbuhan positif. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 10,37% dengan sumbangan pertumbuhan 0,76%.

“Kemudian diikuti sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar 10,12 persen dengan sumbangan pertumbuhan tertinggi sebesar 3,15 persen,” ujarnya di Surabaya, Senin (06/08). Sementara sektor pertambangan dan penggalian tumbuh 3,25% dan memberikan sumbangan pertumbuhan terendah sebesar 0,07%.

Sedangkan untuk pertumbuhan di triwulan II/2012 sebesar 2,87% dibandingkan dengan triwulan pertama 2012. “Dan apabila dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya, mengalami pertumbuhan 7,21 persen,” kata Irlan.

Khusus selama triwulan II/2012 pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar 10,54%. Sementara pertumbuhan terendah dihasilkan sektor pertambangan dan penggalian sebesar 1,66%.

Beberapa fenomena ekonomi selama triwulan kedua 2012 juga turut mendorong pertumbuhan ekonomi Jatim antara lain meningkatnya kegiatan perdagangan antar pulau, investasi dan konsumsi. Sementara secara eksternal situasi perekonomian global tiga bulan terakhir masih belum membaik sehingga kegiatan ekspor barang masih sedikit melambat.

Dikatakan Irlan, selama April hingga Juni 2012 juga terjadi beberapa event penting. “Libur sekolah dan libur bersama untuk PNS dan swasta berhasil mendorong beberapa sektor jasa seperti sektor perdagangan, hotel dan restoran serta angkutan juga cukup tinggi,” ujarnya.

Disamping itu, adanya diskon harga di pusat perbelanjaan menyongsong Ramadhan dan Idul Fitri telah mendorong kinerja perekonomian Jatim tumbuh relatif tinggi yakni 7,21%.

Dilihat dari besaran PDRB, perekonomian Jatim atas dasar harga berlaku pada triwulan II tahun 2012 sebesar Rp246,58 triliun. Sehingga secara kumulaitif semester pertama tahun 2012 PDRB Jatim mencapai Rp483,90 triliun. Sementara PDRB Jatim triwulan II tahun 2012 atas dasar harga konstan 2000 Rp97,98 triliun dan selama semester pertama 2012 mencapai Rp193,24 triliun. (ms)

 

Foto : Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Irlan Indrocahyo

Related posts

Gubernur Jatim Berkomitmen Optimalkan Potensi Sumber Daya Energi Daerah dan Terbarukan

kornus

Kabareskrim Komjen Ito Sumardi Pensiun, Kursi Kabareskrim Kini Kosong

kornus

Komitmen Dorong UMKM Naik Kelas, PKS Jatim Dampingi 1.600 UMKM Selama Setahun Penuh

kornus