Jakarta, mediakorannusannusantara.com – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla, memberikan apresiasi atas kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menangani rangkaian aksi demonstrasi yang terjadi di sejumlah daerah pada akhir Agustus lalu.
Dzulfikar menilai, langkah taktis kepolisian mampu mencegah potensi konflik horizontal dan tindakan anarkistis yang lebih besar, meskipun aksi tersebut diwarnai tragedi yang menelan korban jiwa.
“Kami mengapresiasi kinerja Polri. Meski ada tragedi memilukan, kerja-kerja taktis Polri dalam menghadapi aksi yang ditunggangi banyak kepentingan tetap bisa dikendalikan dengan baik,” kata Dzulfikar dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Menurutnya, eskalasi kerusuhan di sejumlah kota menunjukkan adanya infiltrasi agenda politik dari pihak-pihak tertentu. Dalam kondisi tersebut, Polri dinilai berhasil menjaga situasi agar tidak semakin memburuk.
“Kerusuhan yang terjadi jelas sudah disusupi agenda politik, bukan lagi semata tuntutan rakyat. Di titik inilah kita melihat kerja Polri patut diapresiasi,” ujarnya.
Di sisi lain, Dzulfikar juga menyoroti respons cepat Polri dalam menindak dugaan pelanggaran prosedur oleh oknum anggotanya. Ia mencontohkan proses hukum terhadap polisi yang menabrak pengemudi ojek online, yang menurutnya berjalan transparan dan memberi kepastian hukum.
“Kami melihat Polri juga sigap menindak anggotanya yang bertindak di luar SOP. Kasus polisi yang menabrak ojol ditangani dengan cepat dan transparan. Ini penting agar kepercayaan publik tetap terjaga,” jelasnya.
Lebih lanjut, Pemuda Muhammadiyah mendorong Polri untuk menuntaskan penyelidikan terhadap aktor intelektual atau dalang kerusuhan demi memastikan tragedi serupa tidak terulang. Namun, ia juga berharap para demonstran yang tulus menyuarakan aspirasi dapat dibebaskan.
“Kami mendorong Polri segera menuntaskan penyelidikan atas dalang kerusuhan yang menelan korban jiwa. Di sisi lain, kami berharap Polri bisa tegas membebaskan demonstran yang agenda perjuangannya tulus,” ucapnya.
Menutup pernyataannya, Dzulfikar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa.
“Mari kita dukung setiap kebijakan negara yang bertujuan mempertahankan persatuan dan keutuhan bangsa,” pungkasnya. ( wa/ar)
