KORAN NUSANTARA
indeks Surabaya

Kunjungi Sekolah, Walikota Berdialog Dengan Siswa

Surabaya (KN) – Walikota Surabaya Tri Rismaharini tak pernah lelah memotivasi para pelajar di Surabaya agar dapat berprestasi lebih baik. Setelah mengunjungi sejumlah sekolah dalam beberapa waktu terakhir, Senin (27/8), giliran SMP/SMA Kemala Bhayangkari dan SMP Hangtuah I yang kedatangan orang nomor satu di Pemkot Surabaya itu.

Di hadapan ratusan siswa di kedua sekolah tersebut, Walikota menekankan bahwa kesuskesan tidak ditentukan oleh orang lain, melainkan diri sendiri. “Guru dan orang tua hanya membantu menggapai keberhasilan, tapi kemauan dan kegigihan kalianlah yang menentukan sukses tidaknya kalian,” terangnya.

Selain memberikan wejangan dan motivasi, Walikota Tri Rismaharini juga terlibat tanya jawab dengan para siswa. Menanggapi pertanyaan tentang bagaimana menyikapi pengaruh negatif modernitas dalam kehidupan pelajar, Walikota menjawab, pengertian modern bukan berarti kehidupan bebas, hura-hura, dan bersenang-senang. Namun, yang dimaksud modern itu adalah memiliki wawasan yang luas.

“Kecanduan narkoba apa itu modern?, seks bebas kemudian hamil sehingga tidak bisa menggapai impiannya apakah itu yang disebut modern?.Salah. Modern adalah ketika seseorang memiliki wawasan yang luas sehingga bisa berguna bagi orang di sekitarnya,” tegasnya.

Walikota juga menghimbau para murid untuk mewaspadai teknologi. Menurutnya, teknologi menyimpan keuntungan sekaligus kerugian jika tidak bijak dalam menggunakannya. Ia lantas mencontohkan, kalau siswa menggunakan ponsel hanya untuk chatting pada saat mengikuti pelajaran, maka itu akan menimbulkan kerugian karena tidak memahami apa yang disampaikan oleh guru di kelas.

Sementara Kepala Bapemas dan KB Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengungkapkan, kegiatan ini merupakan inisiatif dari Walikota yang menaruh perhatian terkait permasalahan anak di Kota Surabaya. Tujuannya adalah guna memberikan motivasi dan pencerahan dalam pengembangan kepribadian anak, sehingga diharapkan para pelajar mampu menjaga diri menghadapi maraknya arus globalisasi.

Antiek menambahkan, sejauh ini sudah 26 sekolah yang ‘disambangi’ Walikota. “Rinciannya 19 SMA negeri, 5 SMK negeri, 1 SMA  swasta, dan 1 SMP swasta. Rangkaian kunjungan ini masih akan berlanjut ke sekolah-sekolah lainnya,” ujarnya. (anto)

Related posts

Pemkot Surabaya Gencarkan Wajib Belajar 13 Tahun, Pendidikan Pra-Sekolah Kunci Kemandirian dan Disiplin Anak

kornus

Hari Peduli Sampah Nasional, Reni Astuti Dorong Pemkot Apresiasi Para Kader dan Fasilitator Lingkungan

kornus

Mobil Pajero P 7 OK Raib Dibawa Kabur Pencuri

kornus