Jakarta (KN) – Menteri Agama Suryadharma Ali meminta agar peristiwa bentrokan yang terjadi pada hari Minggu (26/8/2012) di Sampang, Madura, tidak usah dibenturkan antara syiah dan sunni. Karena itu ia mengimbau semua pihak agar bisa menahan diri.“Yang paling penting adalah jangan sampai persoalan ini keluar, semua pihak harus bisa menahan diri tidak usah dibenturkan antara syiah dan sunni,” kata Suryadharma Ali kepada wartawan usai halalbihalal Idul Fitri 1433 H keluarga besar Kementerian Agama di gedung Kemenag Jl Thamrin Jakarta, Senin (27/8).
Meteri Agama mengatakan, yang paling mendasar pada saat ini yaitu persoalan pemulihan keamanan, harus segera diselesaikan. “Oleh karenanya saya dengan Panglima TNI, Kapolri, Menkumham dan Kepala Bin akan kesana melihat dari dekat kondisinya seperti apa,” ungkapnya.
Menurut Menag, peristiwa bentrokan di Dusun Nangkernang, Desa Karanggayam, kecamatan Omben, Sampang, Madura memang bukan persoalan agama, tapi persoalan keluarga kemudian merembet melibatkan kepada pengikut-pengikutnya. “Pengikutnya kebetulan berbeda mazhab, akhirnya seperti inilah,” ujarnya.
Menag Suryadhama Ali juga meminta semua pihak harus bisa menenangkan suasana, colling down, sehingga proses pengembalian pemulihan keamanan. (red)
Foto : Menteri Agama Suryadharma Ali
