KORAN NUSANTARA
ekbis Hallo Nusantara Headline Jatim

Kendalikan Inflasi Awal Tahun, Pemprov Jatim Distribusikan Sembako Murah di Lamongan

Lamongan, Mediakorannusantara.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengambil langkah cepat untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat dengan menggelar pasar murah di Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Minggu (11/1).

Agenda ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjamin keterjangkauan harga bahan pokok pada awal tahun 2026.

​Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa pasar murah ini merupakan bentuk intervensi nyata untuk memperkuat daya beli masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi di awal tahun dan menjelang momentum Ramadhan.

Menurutnya, periode ini sering kali diwarnai fluktuasi harga kebutuhan pokok, sehingga kehadiran kebijakan konkret di lapangan menjadi sangat krusial.

​Dalam keterangannya, Khofifah menjelaskan bahwa berbagai komoditas strategis disediakan dengan harga di bawah rata-rata pasar berkat subsidi dari pemerintah. Masyarakat dapat menebus beras premium seharga Rp14.000 per kilogram, beras medium SPHP seharga Rp11.000 per kilogram, serta Minyakita dengan harga Rp13.000 per liter. Selain itu, tersedia pula gula pasir seharga Rp14.000 per kilogram, telur ayam ras Rp22.000 per pak, daging ayam ras Rp30.000 per pak, hingga komoditas lain seperti tepung terigu, bawang merah, dan bawang putih.

​Meskipun bertujuan menekan harga, Khofifah memastikan pelaksanaan pasar murah tetap mempertimbangkan keberlangsungan pedagang kecil dengan memilih lokasi yang tidak berdekatan dengan pasar tradisional.

Program ini juga dirancang secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan kegiatan serupa yang dijalankan oleh pemerintah kabupaten maupun kota di seluruh Jawa Timur.

​Gubernur memastikan bahwa ketersediaan sembako di wilayah Jawa Timur saat ini berada dalam kondisi aman. Fokus utama pemerintah kini beralih pada pengawasan distribusi agar harga tetap stabil di tingkat konsumen.

Upaya ini pun mendapat respons positif dari warga setempat. Aminah, salah satu warga Kecamatan Deket, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut karena kualitas barang yang lengkap dan harga yang jauh lebih miring dibandingkan harga pasaran pada umumnya. ( wa/ar)

Related posts

Jaksa Agung dan Mendes PDTT Bahas Pengelolaan Dana Desa

Pemerintah Serukan Perkuat Produk Pertanian dan Pangan Lokal

Jelang New Normal Pasca PSBB, Gubernur Khofifah bersama Kapolda dan Pangdam Tinjau Pasar Tangguh dan Kampung Tangguh di Gresik

kornus