
Karawang, mediakorannusantara.com-PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan kesiapan operasional jalan tol selama periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2026. Fokus utama perusahaan adalah menjaga keandalan layanan di tengah potensi lonjakan mobilitas masyarakat yang diprediksi akan meningkat signifikan pada ruas-ruas utama Jalan Tol Trans Jawa.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa penguatan operasional secara menyeluruh dilakukan demi menjaga kualitas layanan selama momen libur panjang yang biasanya didominasi aktivitas wisata dan silaturahmi. Berdasarkan proyeksi lalu lintas, volume kendaraan yang menuju arah timur melalui Gerbang Tol Cikampek Utama diperkirakan menembus angka 324.702 kendaraan, atau naik sebesar 12,3 persen dibandingkan arus lalu lintas normal.
Guna mendukung kelancaran perjalanan, JTT mengoptimalkan seluruh gardu transaksi dan menyiagakan petugas tambahan di titik-titik rawan kepadatan. Selain itu, armada layanan darurat seperti Mobile Customer Service, kendaraan derek, tim rescue, serta patroli lalu lintas disiagakan penuh selama 24 jam. Perusahaan juga menjamin kondisi jalan tetap laik fungsi melalui inspeksi rutin dan pemeliharaan preventif di segmen-segmen prioritas.
Fasilitas pendukung di kawasan rehat (rest area) juga menjadi perhatian utama melalui optimalisasi area parkir, kebersihan toilet, tempat ibadah, hingga ketersediaan area komersial. Dalam pelaksanaannya, JTT bersinergi dengan pihak Kepolisian, Kementerian Perhubungan, dan Badan Usaha Jalan Tol lainnya untuk memastikan integrasi layanan dan keamanan di sepanjang jaringan jalan tol selama libur panjang berlangsung.( wa/az)
