KORAN NUSANTARA
Headline indeks Jatim

Sekdaprov Adhy Karyono Tegaskan Jatim Sebagai Lumbung Pangan Nasional

Sekdaprov Jatim Adhy Karyono pada saat rapat Optimalisasi Pengadaan Gabah dan Beras di Perum Bulog, Surabaya, Sabtu (7/3/2025).

Surabaya (mediakorannusantara.com) – Sekretaris Daerah Adhy Karyono menegaskan, Tahun 2024 Provinsi Jawa Timur kembali menjadi penyumbang terbesar lumbung pangan nasional.

“Kita bertekad menjadi maju tapi tidak menghilangkan potensi dan posisi Jawa Timur sebagai lumbung pangan,” kata Adhy usai mengikuti rapat Optimalisasi Pengadaan Gabah dan Beras di Perum Bulog, Surabaya, Sabtu (7/3/2025).

Adhy Karyono menyebut, berdasarkan angka tetap Badan Pusat Statisik (BPS) luas panen padi Jatim mencapai 1,6 juta hektare dengan capaian produksi 9,27 juta ton GKG atau setara beras 5,35 juta ton dan menyumbang 17,442 persen terhadap produksi padi nasional.

Lebih lanjut, Adhy mengatakan bahwa panen raya padi di Jatim dimulai akhir Februari hingga April dengan potensi produksi beras sekitar 2,55 juta ton. “Maret 2025 adalah puncak panen di Jatim,” ujarnya.

Agar panen di musim hujan berhasil, Adhy Karyono menyampaikan perlunya penyiapan proses panen dan pasca panen serta serap gabah / beras untuk membantu petani, menjaga kestabilan harga beras serta membantu pemerintah membantu memenuhi kebutuhan beras masyarakat. “Mari jaga Jawa Timur dari ketiadaan beras dan kebutuhan pangan lainnya,” ujarnya.

Adhy Karyono menambahkan, Jawa Timur membentuk korporasi petani sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan mewujudkan kedaulatan pangan. Korporasi petani, lanjut Adhy, terdiri dari beberapa kelompok tani yang membentuk koperasi. Koperasi ini menerima setoran beras dari hasil panen petani. Beras kemudian diserap BUMD dan Bulog. “Harga Beras ditentukan petani, bukan tengkulak ,” tutupnya. (KN04)

 

Related posts

East Java Investival 2020 Berjalan Sukses, Jatim Buka Banyak Peluang Investasi Mulai Industri Halal Hingga Pembibitan Sapi Perah

kornus

Akhir Tahun ini, Jl Yos Sudarso Dipastikan Sudah Bisa Dilewati Pesepeda dan Pejalan Kaki

kornus

APEC Pursuing Long-Term Plan For Infrastructure Investment

kornus