KORAN NUSANTARA
indeks Jatim

Gubernur Soekarwo: Likuiditas Bank Jatim harus Bertambah Hingga Rp 1 Triliun

pakde(29-03-10)Surabaya (KN)- Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSBL) Bank Jatim, Gubernur Jawa Timur Dr H Soekarwo meminta likuiditas Bank Jatim harus bertambah antara Rp 450 miliar hingga Rp 1 triliun guna memperkuat permodalan.

“Ini adalah usul yang bagus dan yang kita inginkan adalah likuiditas sebesar Rp 1 triliun, landing-nya nanti bisa ke UMKM dan pembangunan infrastruktur,” kata Soekarwo usai RUPSBL di Gedung Grahadi Surabaya, Kamis(14/4).

Soekarwo mengatakan, Bank Jatim selama ini memang mempunyai DPK yang besar, namun kebanyakan adalah dana jangka pendek yang bersumber dari giro pemerintah dan tabungan. Keberadaan dana jangka pendek yang besar ini bisa mengganggu likuiditas karena ekspansi kredit yang besar selalu bertenor panjang. “Dalam konteks ini, Bank Jatim butuh IPO, butuh penguatan permodalan. Tapi dengan adanya penambahan modal ini, kinerja akan stabil,” jelasnya.

Tertundanya proses IPO ini tidak akan mengganggu kinerja Bank Jatim. Sebab, kekurangan modal akan ditutupi dari setoran baru para pemegang saham. “Bank Jatim IPO kan karena ingin menambah CAR. Kalau opsi IPO batal tapi pemegang saham ingin suntik modal, CAR masih bisa dijaga di level yang memungkinkan untuk ekspansi, baik ekspansi kredit maupun ekspansi jaringan,” ujarnya.(ms)

Foto : Gubernur Jatim Soekarwo

Related posts

Dipastikan, Pemkot Surabaya Tak Larang Warga Bagi Takjil

kornus

Desember 2018, Kunjungan Wisman Manca Negara ke Jatim Capai 26.609

kornus

Prajurit TNI Laksanakan Upacara HUT Ke-72 Republik Indonesia di Lebanon

kornus