KORAN NUSANTARA
Headline indeks Jatim

Dewan Jatim Desak Pemprov Siapkan Sistem Managemen Bencana Responsip Libatkan Instansi Terkait

JatimSurabaya (KN) – Anggota DPRD Jatim, Agus Dono Wibawanto, Selasa (4/2/2014) mencontohkan penanganan yang responsive yaitu para petani kerap kali menanggung kerugian akibat mengalami gagal panen karena bencana banjir, gunung berapi dan lain sebagainya.“Sudah saatnya Pemprov Jatim membuat sistem pola tanam yang terpadu dengan bencana yang bisa diprediksi agar dampak bencana bisa diminimalisasi supaya tidak mengganggu ketahanan pangan,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya berharap kepada Pemprov Jatim melakukan berbagai terobosan dalam menanggulangi masalah banjir dan longsor yang setiap tahun sering terjadi ketika musim penghujan. “Kita berharap, ada terobosan baru dari Pemprov Jatim dalam menanggulangi masalah banjir dan longsor,” ujarnya.

Selain itu, Agus Dono yang juga Ketua Komisi B DPRD Jatim ini berharap agar ada koordinsi yang masif antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota. Dengan begitu maka ada rumusan baru dalam menanggulangi masalah bencana longsor dan banjir. “Pemerintah kabupaten dan provinsi harus lebih intens lagi dalam melakukan koordinasi. Apalagi ada pergesaran bencana dari yang awalnya di daerah A misalnya tidak ada longsor, sekarang diprediksi terjadi longsor,” ujarnya.

Ia menambahkan untuk mengantisipasi bencana ini dewan berharap kepada BPBD di kabupaten/kota untuk sering melakukan sosialisasi tentang bahaya bencana kepada masyarakat, sehingga dengan sosialisasi ini dapat mengurangi korban bencana alam.

“Peran pemerintah juga sangat besar dalam hal ini, melalui pembentukan BPBD. Selain itu, langkah antisipasi terus dilakukan Pemprov Jatim,” imbaunya. (rif)

Related posts

Sambut Hari Pahlawan, Pemkot Surabaya Gelar Parade Surabaya Juang

kornus

Kerjasama Provinsi Jatim Dengan Jateng Lebih Untungkan Masyarakat

kornus

PUPR Selesaikan Pembangunan Empat Politeknik di Jatim

Respati