Surabaya (MediaKoranNusantara.com) – Maret 2019, nilai ekspor Jawa Timur mencapai 1.81 miliar dollar AS naik 7,08 % dibandikan bulan sebelumnya yang hanya 1,69 miliar dollar AS. Peningkatan ekspor pada Maret 2019 cukup menggembirakan karena pada Februari lalu ekspor Jawa Timur juga mengalami kenaikan 10,57 % dan diharapkan akan terus membaik pada bulan-bulan berikutnya.
Kenaikan ekspor pada bulan Maret 2019 tersebut lebih disebabkan lebih disebabkan oleh kinerja ekspor sektor nonmigas yang naik lebih besar walaupun ekspor ekspor ekspor migas mengalami penurunan,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Teguh Pramono dalam perskom dikantornya, Senin (15/4/2019).
Sementara apabila dibandingkan bulan sebelumnya ekspor komoditas nonmigas naik 8,06 % yaitu dari 1,60 miliar dollar AS menjadi 1,73 miliar dollar AS. Nilai ekspor nonmigas tersebut menyumbang sebesar 95,84 % dari total ekspor bulan Maret 2019. Dibandingkan dengan Maret 2018, nilai ekspor nonmigas naik sebesar 2,66 %.
Hal yang sebaliknya terjadi pada komoditas migas yang turun 11,43 % dibandingkan bulan sebelumnya yaitu dari 84,761 juta dollar AS menjadi 75,08 juta dollar AS pada bulan Maret 2019. Sehingga komoditas migas menyumbang 4,16 % dari total ekspor bulan Maret 2019. Dibangkan dengan Maret 2018 nilai ekspor migas juga turun sebesar 42,29 %.
Teguh memaparkan, jika dikelompokkan berdasarkan golongan barang (HS) 2 digit, maka selama Maret 2019, golongan perhiasan/permata (HS 71) menjadi komoditas ekspor nonmigas utama Jawa Timur dengan nilai transaksi sebesar 315,30 juta dollar AS. “Perhiasan/permata berkontribusi sebesar 18,22 % pada total ekspor nonmigas Jatwa Timur bulan ini. Dan golongan komoditas ini paling banyak diekspor ke Hongkong dengan nilai sebesar 77,68 juta dollar AS,” ucapnya.
Sedangkan di peringkat kedua, komoditas yang banyak diekspor Jawa Timur adalah golongan lemak dan minyak nabati (HS 15) yang menyumbang nilai ekspor sebesar 123,59 juta dollar AS. “Nilai tersebut naik sebesar 23,62 persen dibanding bulan sebelumnya. Golongan barang ini menyumbang 14,34 % dari total ekspor nonmigas Jatwa Timur dan utamanya dikirim ke Tiongkok dengan nilai 51,97 juta dollar AS,” ujarnya. (KN05).
