KORAN NUSANTARA
indeks Surabaya

Bambang DH Resmi Mengundurkan Diri Dari Jabatan Wakil Walikota

Bambang DH - Wisnu Sakti BuanaSurabaya (KN) – Wakil Walikota Surabaya Bambang DH secara resmi telah mengundurkn diri dari jabatannnya. Pengunduran dirinya dilakukan karena ia dicalonkan oleh DPP PDIP sebagai calon Gubernur Jawa Timur. Tak berselang lama setelah surat pengunduran diri disampaikan Bambang DH sendiri ke pimpinan DPRD Surabaya. Kalangan dewan menggelar rapat paripurna persetujuan pemberhentian Bambang DH dari jabatannya.

Bambang DH mengungkapkan, pengunduran dirinya dilakukan agar bisa berkonsentrasi dalam pilgub Jatim. Pasalnya, waktu yang tersisa untuk melakukan penggalangan dukungan dinilai sangat terbatas. “Waktunya tinggal t bulan, makanya pengunduran diri ini biar saya bisa konsentrasi ke sana (pilgub)” jelasnya.

Sebenarnya menurutnya, tidak ada keharusan calon gubernur untuk mundur dari jabatan Kepala Daerah. Namun, namanya juga telah tercantum dalam daftar caleg DPRD Jatim dari PDIP. Sesuai aturan dari DPP PDIP, kepala daerah yang telah menjabat selama 2 periode harus mencalonkan diri menjadi caleg di DPRD provinsi serta Kabupaten/Kota. Tetapi, resikonya harus mundur dari jabatan kepala daerah atau wakil kepala daerah.

“instruksi DPP (PDIP) dua kali menjabat (Kepala Daerah) diminta mencalonkan DPRD Provinsi, kabupaten kota atau DPD” kata mantan Walikota Surabaya yang telah menjabat dua periode ini.

Bambang mengatakan, setelah diusung sebagai cagub, apakah namanya yang sudah telanjur tercantum dalam daftar caleg sementara dicoret atau tidak dalam masa perbaikan ini tergantung pada DPP PDIP.
“Apakaha nama saya di DCS nantinya dicoret atau tdiak saya tidak tahu” tegasnya.

Mengenai pengganti dirinya sebagai Wakil Walikota Surabaya, Bambang DH mengungkapkan sesuai mekanisme harus ada usulan dari partai pengusung (PDIP). Usulan calon yang diajukan ke DPP PDIP bisa dua orang.

“Menurut undang-undang atas usulan partai dan tidak perlu persetujuan Walikota, siapa yang dicalonkan lihat hasil rapat internal DPC PDIP” terang Bambang DH.

Sementara terkait persiapannya dalam pilgub Jatim, Bambang DH mengatakan, senin (6/5/2013) ketua Tim Pemenangan Pramono Anung telah mengumpulkan sejumlah Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah serta Ketua DPRD, Ketua DPC PDIP Sejatim di kantor DPD PDIP Jatim. Tujuannya untuk melakukan konsolidasi.
“DPP (PDIP) menyadari waktunya mendesak, untuk itu mas Pramono mengundang Kepala daerah, Ketua DPRD dan KTua DPC sejatim.” Ungkapnya.

Ia menyadari cagub-cawagub PDIP yakni bambang DH dan Said Abdulah diposiikan under dog dalam pilgub Jatim. Namun, Bambang DH optimis untuk memenangkan pilgub. Sebab, PDIP mempunyai pengurus partai yang jumlahnya cukup besar sekitar 262 ribu orang. Jika satu pengurus bisa mennggalang dukungan 20 orang, jumlah massa sekitar 5 juta. Kekuatan itu bisa ditambah dengan organisasi sayap partai seperti Bamusi dan Repdem serta jumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDIP.
“dari 38 Kabupaten/Kota di Jatim, 19 Kepala Daerah atau Wakil Kepala Daerah diantaranaya adalah kader PDIP” ujarnya.

Padahal, menurutnya pada pilgub Jatim 2008, dari suara sah 15 juta , jumlah suara yang dikumpulkan pemenang hanya sekitar 7 juta. Dalam waktu yang relative singkat ini, ia berharap kader PDIp bergerak cepat melakukan penggalangan dukungan. (anto)

Related posts

Omicron di Surabaya Turun Drastis

kornus

Pantau Persiapan Pelayananan Ankutan Lebaran Dewan Sidak Terminal Purabaya

kornus

DPRD Surabaya Desak Semua Usulan Rehabilitasi Sekolah Tuntas Tahun Ini

kornus