Surabaya (KN) – Tiga pilar pembangunan desa plus menjadi andalan dalam membangun Jatim. Tiga pilar plus pembangunan adalah Babinsa, Babinkamtibmas, Kepala Desa plus tokoh agama dan tokoh masyarakat di Jawa Timur.Demikian disampaikan Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo pada saat Rapim Kodam V/Brawijaya bertemakan “Kodam V/Brawijaya Terlatih, Profesional dan Manunggal dengan Rakyat Siap Melaksanakan Tugas Pokok”, di Makodam V/Brawijaya, Surabaya, Kamis(9/2/2017).
Tiga pilar plus merupakan bagian penting menjadi bagian penting dalam upaya membangun menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Dengan menciptakan rasa aman dan nyaman, maka proses pembangunan akan bisa berjalan. “TNI dan POLRI menjadi bagian utama dalam menciptakan rasa aman dan nyaman. Rasa aman saja belum tentu menciptakan rasa nyaman. Oleh sebab itu, dengan adanya tiga pilar plus ini, menjadi kunci dalam upaya membangun Jatim karena rasa aman dan nyaman bersatu didalamnya,” ungkap Pakde Karwo sapaan akrabnya.
Ia menjelaskan, bentuk nyata dari kinerja tiga pilar plus disekitar masyarakat bisa dilihat dalam berbagai program diantaranya kerjasama perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Upaya tersebut dilakukan sebagai bentu meringankan beban masyarakat. “Dengan semakin dekat hubungan antara masyarakat dengan TNI/POLRI maka stabilitas akan terjaga, imbasnya ekonomi meningkat, pembangunan berjalan dan secara tidak langsung tingkat kesejahteraan masyarakat ikut naik,” jelasnya.
Pakde Karwo mengingatkan agar beberapa aspek dalam menjaga stabilitas yang harus terus dibina dan ditingkatkan. Diantaranya stabilitas keamanan, stabilitas politik, dan stabilitas ekonomi. “Dampaknya bisa dilihat dengan dijaganya ketiga aspek tersebut yakni iklim investasi menjadi baik, penyelesaian APBD tepat waktu, dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga. Pada tahun 2016, pertumbuhan ekonomi Jatim mencapai 5,55% dan PDRB nya mencapai Rp. 1.855,04 triliun” katanya.
Ditambahkan, tercapainya pertumbuhan ekonomi tak lepas dari kerja keras, dan solidnya hubungan antara pemerintah, tiga pilar plus. “Semakin solidnya kerjasama tiga pilar plus maka stabilitas Jatim akan terjaga dan memberikan efek bagus bagi pembangunan dan masyarakat semakin sejahtera” tambahnya. (hms)
