Surabaya (KN) – Bagi masyarakat Jawa Timur yang daftar haji tahun 2012 ini, dipastikan baru bisa berangkat pada tahun 2023. Lamanya proses pemberangkatan ini dikarenakan waiting list (daftar tunggu) tertinggi tingkat nasional.“Daftar tunggu keberangkatan haji Jatim saat ini sudah mencapai kisaran 12 tahun. Padahal pada tahun 2011 hanya sekitar 10 tahun. karena itu, jika daftar tahun ini, baru akan bisa berangkat tahun 2023,” kata Kepala Bidang Urusan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jatim, Drs H Ashuri MM, mewakili Kakanwil Kemenag Jatim saat membuka pameran Haji dan Umrah di Mall Cyto, Selasa (3/4).
Asyhuri menganjurkan bagi masyarakat yang berkeinginan lebih cepat untuk berkunjung ke Makkah untuk memilih alternatif ibadah Umrah. Mengingat umrah bisa dilaksanakan kapan pun dan dengan biaya ringan. “Jika tidak bersedia menunggu keberangkatan haji yang lama, masyarakat bisa umrah dulu,” tambahnya.
Karena itu, dengan adanya pameran biro perjalanan haji dan umrah ini, Asyhuri berharap masyarakat dapat memanfaatkan untuk memilih biro perjalanan yang terbaik. “Saat ini banyak biro-biro perjalanan yang sering melakukan penipuan, saya harap masyarakat berhati-hati, agar tidak menjadi korban,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan, untuk mempersingkat jarak waiting list pemberangkatan, Kanwil Kemenag sudah mengusahakan mengajukan tambahan kuota haji Jatim ke pemerintah pusat.
Asyhuri memprediksi, semakin stabilnya perekonomian di Jatim menjadi salah satu faktor utama banyaknya minat masyarakat muslim yang mendaftar untuk berangkat haji. Jika dilihat secara grafik, peningkatan jamaah haji dari Jatim menembus angka 10.000 CJH per tahun. Angka tersebut belum termasuk masyarakat muslim yang melakukan umrah di luar waktu berhaji. (ms)
Foto : Ilustrasi masyarakat yang sedang daftar haji
