KORAN NUSANTARA
ekbis Hallo Nusantara Headline Nasional

Tingkatkan Kualitas Hunian MBR, Kementerian PUPR Siapkan Rp 5,1 Triliun

Jakarta, mediakorannusantara.com Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) komitmen untuk meningkatkan akses hunian layak bagi masyarakat dengan kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Melalui sejumlah program strategis pembangunan perumahan yang menyasar pada kelompok masyarakat tersebut.

“Kami ingin masyarakat mendapatkan hunian layak dan berkualitas terutama bagi perumahan dengan fasilitas bantuan pembiayaan dari Pemerintah,” kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, melalui siaran pers yang diterima pada Selasa (11/1/2022).

Adanya program strategis penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah tersebut, tentunya akan mendapatkan rumah berkualitas. Sesuai dengan standarisasi yang ditetapkan oleh pemerintah tentang hunian layak.

“Masyarakat harus mendapatkan kualitas rumah sesuai haknya, dan pengembang tentunya juga harus memenuhi kewajibannya,” kata Basuki.

Menambahkan hal di atas, Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan, sejumlah program pembangunan perumahan yang akan dilaksanakan antara lain membangun rumah khusus, rumah susun, peningkatan kualitas rumah swadaya milik MBR yang belum memenuhi standar layak huni, serta penyaluran bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) untuk rumah MBR.

“Berdasarkan RPJMN 2020-2024, Pemerintah bersama stakeholders bidang perumahan bekerja keras memastikan 70 persen rumah tangga di Indonesia menghuni rumah layak melalui penyediaan sekitar 11 juta unit rumah,” kata Iwan.

Dikatakan Iwan, pada 2022 Ditjen Perumahan mendapat alokasi anggaran sejumlah Rp5,1 Triliun. Anggaran tersebut akan dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk menyediakan Adapun target pembangunan 1.823 unit rumah khusus, 5.141 unit rumah susun, penanganan 87.500 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik MBR, dan penyediaan Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU) untuk melayani 20.500 unit rumah milik MBR.

Untuk memastikan hal tersebut, Iwan mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah, pengembang perumahan, perbankan, dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan hunian layak untuk masyarakat.

“Kami berharap 2022 ini para pegawai bisa menerapkan, serta menjaga spirit dan militansi Kementerian PUPR dalam menjalankan tugas sehari hari. Kami juga siap menggandeng seluruh mitra kerja bidang perumahan untuk mengoptimalkan seluruh potensi yang ada agar masyarakat Indonesia bisa menempati rumah yang layak huni,” tutur Iwan.

Lebih lanjut, Iwan menerangkan, pihaknya akan tetap memperhatikan kualitas dan estetika bangunan perumahan yang dibangun oleh Direktorat Jenderal Perumahan.

“Hal itu diperlukan untuk mendukung pelaksanaan Program Sejuta Rumah sehingga masyarakat benar-benar mendapatkan bantuan perumahan yang berkualitas dan layak huni serta nyaman untuk ditempati,” pungkas Iwan. (wan/kmnf)

Related posts

Wali Kota Surabaya Jelaskan Alasan Pembiayaan Alternatif untuk Infrastruktur

kornus

Baru Berusia Sekitar Satu Tahun, Atap Bangunan Penampungan Sampah di Desa Kedensari, Tanggulangin Ambruk

kornus

Siap-siap, Pemerintah Buka Lowongan 17 Ribu Kursi CPNS dan PPPK

redaksi