KORAN NUSANTARA
Headline indeks Jatim

Tindaklanjuti Unggahan Vidio Lecehkan Profesi Wartawan, KKD Jatim Undang Konten Kreator TikTok Roy Ni’amillah

Ketua Harian KKD Jatim, Arief Rahman (kanan hem warna putih) yang didampingi Wakil Ketua harian KKD Jatim, Suko Widodo bersalaman dengan Konten kreator TikTok, Roy Ni’amullah (tengah), di Ruang Argopuro Diskominfo Jatim, Rabu (17/5/2023).

Surabaya (mediakorannusantara.com) –  Komite Komunikasi Digital (KKD) Provinsi Jawa Timur mengundang konten kreator TikTok, Royhan Ni’amillah, menindaklanjuti beredarnya unggahan video dalam akun TikToknya @masroyganteng yang diduga melecehkan profesi wartawan.

Ketua harian KKD Provinsi Jawa Timur, Arief Rahman, mengatakan pertemuan yang digelar pada Rabu (17/5/2023), di ruang Argopuro Diskominfo Jatim tersebut bertujuan untuk mendengarkan klarifikasi dan mediasi dari Roy terkait kontennya yang viral belakangan ini.

“Kita dari KKD Jatim memang tugasnya lebih banyak untuk mengedukasi, sosialisasi, memberikan mediasai dan literasi kepada masyarakat terkait dunia digital, karena hal-hal seperti ini perlu dicermati dan menjadi pembelajaran bersama,” tutur Arief, yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur.

Menurut Arief, saat ini media sosial dikonsumsi oleh publik tanpa batasan umur, sehingga dapat menimbulkan persepsi yang bermacam-macam di masyarakat. “Dengan adanya kejadian ini, kami berharap para konten kreator kedepannya menjadi lebih berhati-hati lagi dan lebih bijaksana dalam membuat kontennya,” harapnya.

Arief menjelaskan, di dalam KKD Jatim ada komisi pertimbangan, yang anggotanya terdiri dari praktisi hukum, pihak kepolisian bidang siber dan kriminal khusus (Krimsus), dan juga kejaksaan. “hasil pertemuan hari ini akan kami bicarakan bersama dan kemudian memberikan rekomendasi kepada pihak kepolisian menghadapi aduan masyarakat terkait adanya kasus ini,” pungkasnya.

Melihat kondisi tersebut, Koordinator Komisi Sosialisasi dan Diseminasi KKD Jatim, Machmud Suhermono, mengajak untuk self control (menjaga diri) karena jejak digital tidak bisa dihapus.

“sebebas apapun kita berkarya, jangan sampai menyinggung profesi apapun, karena setiap manusia punya harga diri,” ujar Machmud yang juga wakil ketua bidang organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Timur.

Roy sapaan akrab Royhan Ni’amillah dalam klarifikasinya mengaku tidak ada niatan untuk merendahkan profesi wartawan. “Saya mohon maaf jika telah menyinggung, sama sekali saya tidak berniat untuk melecehkan dan menghina profesi teman-teman wartawan,” ujar Roy.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua Harian KKD Jatim, Suko Widodo, dan Kepala Bidang Komunikasi Publik Diskominfo Jatim, Assyari. (KN01)

 

Related posts

Kapal Wisata KM Matahari Terbakar di Labuan Bajo

redaksi

MONUSCO Inspeksi Peralatan Satgas Kizi TNI di Kongo

kornus

Tingkatkan Kesejahteraan, Puluhan Pensiunan Deklarasikan Persatuan Pensiun Nasional Indonesia