KORAN NUSANTARA
indeks Surabaya

Tak Hiraukan Teguran Pemkot, Ratusan Minimarket Tanpa Ijin Akan Ditutup

Minimarket22Surabaya (KN) – Setelah diberikan tiga kali peringatan tidak dihiraukan, akhirnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Surabaya bersikap tegas mengirimkan surat rekomendasi untuk penutupan sementara ratusan minimarket elegal di Surabaya, alias belum memiliki ijin lengkap yang tetap nekat beroperasi.
Menurut Kepala Disperindag Kota Surabaya Endang Tjaturahwati, ada 116 minimarket yang harus ditutup sementara. “Surat rekomendasi penutupan sementara itu sudah kami sampaikan kepada Walikota untuk ditandatangani. Kita harapkan, sejak saat ini, seluruh minimarket yang tak memiliki ijin lengkap itu harus mematahuinya,” tegas Endang.
Endang menjelaskan, penutupan sementara ratusan minimarket itu lantaran pengelolanya tidak ada inisiatif untuk menyelesaikan perijinannya. Bahkan karena tak memiliki ijin lengkap, pihak Disperindag Kota Surabaya sudah tiga kali memberikan surat peringatan, namun hingga sekarang mereka tak mematuhinya.
Setiap surat peringatan memiliki masa berlaku sampai 14 hari. Ternyata sudah tiga kali surat itu dikirimkan kepada pengelola ratusan minimarket tersebut, tetapi sama sekali tidak digubris.
Selain menyampaikan surat ke Walikota, Disperindag juga memberikan tembusannya kepada Satpol PP Kota Surabaya instansi pelaksana penertiban. Jika surat rekomendasi dari Walikota itu turun, maka tak ada alasan lagi bagi Satpol PP untuk tidak menindak minimarket-minimarket tanpa ijin tersebut.
Sebelum beroperasi, setiap minimarket itu harus mengantongi ijin HO (gangguan), IMB, zooning, perubahan peruntukan, Amdal dan ijin usaha toko modern (IUTM) . Jika seluruh ijin tidak dilengkapi, minimarket yang kini berdiri menjamur hingga di perkampungan-perkampungan kecil itu dianggap ilegal dan harus di tertibkan.
Dari data di Disperindag, sebanyak 316 minimarket di Surabaya yang memiliki ijin hanya 65 minimarket, sementara yang lainya belum memiliki ijin lengkap, alias elegal. Ratusan minimarket tersebut diantaranya Alfamart, Alfamidi, Alfaexpres, Indomart dan minimarket-minimarket lainya yang kini menjamur di Surabaya. (anto)

Related posts

Polda Jatim Fokus Gunakan UU TPPU Untuk Selamatkan Uang Negara Dari Tangan Koruptor

kornus

Kabupaten/Kota Diminta Antisipasi Potensi Kecurangan Pemilukada

kornus

Hasil Rekapitulasi Hasil Pilgub KPU Surabaya, Karsa Unggul Peroleh 477.634 Suara

kornus