KORAN NUSANTARA
ekbis Hallo Nusantara Headline Jatim Surabaya

Sinergi Ulama dan Pengusaha, BAKOMUBIN Jatim Gagas Kolaborasi Membangun Daerah

Orwil Jatim Laksanakan Silaturahmi ke para Tokoh

SURABAYA, mediakorannusantara.com – Hubungan antarlembaga dan tali silaturahmi terus diperkuat demi mewujudkan kemaslahatan bersama di wilayah Jawa Timur.

Langkah nyata ini ditunjukkan oleh Kepala Badan Koordinasi Muballigh Se-Indonesia (BAKOMUBIN) Organisasi Wilayah (Orwil) Jawa Timur, KH. Moch Sya’roni S.Ag, yang akrab disapa Gus ER, saat menggelar kunjungan kerja silaturahmi pada Sabtu (16/5/2026).

Pertemuan strategis yang berlangsung penuh kehangatan ini digelar di Breeze Bean Coffee Surabaya, mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, Gus ER hadir dengan didampingi langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris BAKOMUBIN Orwil Jawa Timur, H. Ahmad Siddiq bin KH. Syahid, atau yang lebih dikenal dengan sapaan Gus Aswin atau Ateng.

Pertemuan ini sendiri lahir dari inisiatif langsung Gus Aswin selaku pejabat struktural di dalam kepengurusan BAKOMUBIN Orwil Jatim.

Kehadiran jajaran pengurus ini disambut dengan sangat baik oleh tokoh masyarakat sekaligus pengusaha nasional asal Jawa Timur, Paulus Totok Lusida.

Sosok Paulus Totok Lusida dikenal luas sebagai salah satu pelaku usaha terbesar di sektor properti dan pengembangan kawasan di Indonesia.

Rekam jejaknya juga mencatat pengabdian sebagai Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) periode 2019–2022, sebuah organisasi yang menaungi para pelaku usaha real estat di tanah air.

Jaringan bisnis yang dibangun oleh Paulus Totok Lusida sangat luas, mencakup pengembangan aset skala besar mulai dari kawasan perumahan, pusat komersial, perhotelan, pergudangan, hingga kawasan lahan industri di berbagai wilayah strategis, terutama di Jawa Timur.

Di tengah suasana yang sarat akan rasa kekeluargaan, agenda utama pertemuan difokuskan pada perkenalan dan penguatan tali silaturahmi antara kepengurusan BAKOMUBIN Jatim dengan tokoh masyarakat serta pelaku usaha.

Momentum ini sekaligus menjadi langkah awal yang penting untuk menyatukan visi dan misi bersama.

Melalui keselarasan ini, kedua pihak berkomitmen untuk berkontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat Jawa Timur pada khususnya, serta menjaga keutuhan dan kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada umumnya.

Dalam sambutannya, Gus ER menyampaikan bahwa BAKOMUBIN sebagai wadah koordinasi para muballigh memegang peran yang sangat strategis.

Peran tersebut meliputi upaya menjaga kerukunan, menyebarkan nilai-nilai kebaikan, hingga membangun kesadaran di tengah masyarakat.

Menurut pandangannya, sinergi dengan berbagai elemen bangsa, termasuk tokoh pengusaha, sangat dibutuhkan agar nilai-nilai kebaikan dapat berjalan beriringan dengan pesatnya pembangunan daerah.

“Silahturahmi ini adalah wujud nyata bahwa kita semua, dari berbagai latar belakang, memiliki tujuan yang sama: kemaslahatan umat dan kemajuan daerah. Kehadiran kami di sini ingin mendekatkan lembaga dakwah dan sosial dengan para pemangku kepentingan, agar langkah kita dalam membangun masyarakat Jawa Timur semakin kokoh dan berkelanjutan,” ujar Gus ER.

Mendengar hal tersebut, Paulus Totok Lusida menyambut sangat baik inisiatif positif yang digagas oleh BAKOMUBIN Orwil Jawa Timur melalui Gus Aswin.

Ia menilai kolaborasi antara lembaga sosial dan tokoh masyarakat merupakan hal yang sangat positif untuk menciptakan suasana yang kondusif, aman, dan damai.

Kondisi yang stabil tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam mendukung kemajuan pembangunan ekonomi maupun sosial kemasyarakatan.

“Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia dan nilai-nilai kehidupan. Saya sangat mengapresiasi langkah BAKOMUBIN dalam menjembatani hubungan ini. Semoga pertemuan ini menjadi awal kerja sama yang bermanfaat bagi masyarakat Jawa Timur dan seluruh Indonesia,” ungkap Paulus Totok Lusida.

Pertemuan yang produktif ini kemudian ditutup dengan diskusi santai dan pertukaran pandangan yang mendalam.

Kedua belah pihak saling berbagi gagasan mengenai berbagai potensi pengembangan wilayah serta peran masing-masing dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa.

Melalui silaturahmi ini, besar harapan agar komunikasi yang telah terbangun dapat segera berlanjut ke dalam bentuk program kerja nyata yang memberikan dampak luas bagi masyarakat.(wa/an)

Related posts

Delapan Hari PPKM, Target Penurunan Mobilitas Masyarakat Belum Tercapai

kornus

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 5 Oktober, Muhamadiyah Tetapkan Idul Adha 4 Oktober 2014

kornus

Baru 12 Jam korban Tabrakan KA berhasil dievakuasi