KORAN NUSANTARA
indeks Surabaya

Proyek Urban Farming Gagal, Anggaran Malah Ditambah

Surabaya (KN) – Dinas pertanian dan perikanan Pemkot Surabaya tampaknya terus bernafsu dengan pelaksanaan proyek urban farming di kota Surabaya. Meski proyek yang biayai dana APBD miliar setaip tahun itu beberapa kali mengalami kegagalan terutama urban farming di kawasan perkotaan.

Namun Dinas Pertanian tetap saja mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan program urban farming tahun 2013 di Surabaya. Hal ini terungkap dalam pembahasan APBD 2013 dengan Komisi B DPRD Surabaya, Jum’at (7/12). Dalam pembahasan itu pihak Dinas Pertanian kembali mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan urban farming di tahun 2013 sebesar kurang lebihnya 1 milliar rupiah.

Seperti diungkapkan oleh Tri Setyo Puruhito Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, dalam pemaparannya anggaran urban farming yang diajukan itu berupa pengembangbiakkan usaha perikanan bagi masyarakat.

Saat disinggung tentang riwayat kegagalan proyek urban farming terdahulu,Tri Setijo membenarkan bahkan Dinas Pertanian menurutnya juga mengakui atas pelaksanaan urban farming yang sempat gagal di tahun – tahun sebelumnya. Namun berbeda dengan proyek terdahulu ,kali ini urban farming terfokus ke bidang perikanan berupa “Keramba Apung”dan hanya diimplementasikan di daerah daerah yang pas dan mendukung atas pelaksanaan program ini.

Lebih lanjut Tri Setijo berharap agar ada evaluasi tri wulan agar perkembangan program ini terus terpantau dengan baik dan harus ada pendampingan intensif dari dinas terhadap masyarakat agar program ini berkesinambungan.

“jangan sampai setelah ada bantuan dan setelah ada hasil kemudian terhenti karena tidak ada kemampuan untuk melanjutkan, bila seperti itu maka tujuan dari program ini untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan pendapatan masyarakat tidak berhasil.”ujar Tri Setijo.

Mengingat anggaran yang dialokasikan cukup besar mencapai 1,2 M maka Pemkot Surabaya diharapkan serius mencermati pelaksanaan program tersebut agar tidak hanya menjadi proyek yang buang- buang anggaran saja. (nug)

 

Ilustrasi urban farming

Related posts

Proyek Stadion Makassar Ambruk

redaksi

PLN Jatim Salurkan Dana CSR di 16 Titik

kornus

Di Depan DPR, Gus Menteri Beberkan Program Prioritas Pembangunan Desa

kornus