
Jakarta, mediakorannusantara.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Badan Gizi Nasional (BGN) saat ini telah melayani hampir 30 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Dari total 9.230 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah diverifikasi, 8.018 di antaranya telah beroperasi dan sisanya sedang dalam tahap persiapan.
Menurut Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya, jumlah penerima manfaat yang terdata saat ini mencapai 29.884.459 orang. Sementara itu, BGN juga mencatat adanya 32.407 mitra yang telah mendaftar melalui portal resmi mereka, di mana 13.506 di antaranya telah lolos verifikasi awal.
Sony menegaskan, seluruh proses verifikasi mitra SPPG dilakukan secara transparan dan ketat untuk menghindari konflik kepentingan. Setiap verifikator wajib melakukan survei lapangan, memeriksa lokasi, dan memastikan kelayakan fasilitas sesuai standar kebersihan yang ditetapkan.
“Setiap mitra dapat memantau langsung proses verifikasi mereka. Jika ada pengajuan yang ditolak, sistem akan menampilkan alasannya secara transparan,” jelas Sony.
Sistem verifikasi ini terdiri dari 10 tahapan—mulai dari pendaftaran hingga pencairan dana. Proses pencairan dana juga diawasi ketat, di mana pengajuan harus disetujui oleh Kepala SPPG setelah melalui verifikasi harga pasar.
Sebagai langkah perbaikan, BGN juga melakukan reset terhadap usulan yang tidak menunjukkan progres selama lebih dari 20 hari. Selain itu, mereka membuka kanal komplain melalui WhatsApp dan menggelar pertemuan dengan calon mitra di berbagai kota untuk memastikan komitmen dalam pembangunan fasilitas.
