KORAN NUSANTARA
hukum kriminal indeks

Polda Jatim Himbau Pemudik Lebaran Gunakan Jalur Alternatif

dirlantas-kombes-pol-sam1Surabaya (KN) – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif. Ini dilakukan agar masyarakat dapat melakukan mudik Lebaran 2011 dengan lancar.Menurut data dari Dirlantas Polda Jatim, untukĀ  jalur alternatif yang melintasi arah timur Kabupaten Tuban, dapat melalui Widang sampai ke Bulu, yakni Widang-Pertigaan Pakah-Rengel-Soko-Jatirogo-Bulu. Sedangkan dari arah barat Tuban yakni Jatirogo-Singgahan-Tuban.
Saat melintasi jalur-jalur di wilayah hukum Polres Lamongan, polisi juga membuat jalur alternatif seperti Deket-Lamongan-Dukun-Gresik/Tuban. Dari Lamongan menuju ke Jombang melalui jalur Lamongan-Mantup-Mojokerto-Jombang. Lamongan menuju ke Tuban atau Bojonegoro, bisa melalui Lamongan-Sugio-Babat-Bojonegoro/Tuban atau juga bisa melintasi Sumalaran-Paciran menuju Gresik/Tuban atau Pucuk-Brondong- Gresik/Tuban, serta Babat-Jombang-Mojokerto-Gresik. Selain itu, polisi juga memetakan jalur alternatif bagi pemudik yang masuk atau keluar dari Bojonegoro, melalui Surabaya-Babat-Pakah-Rengel-Ponco-Bojonegoro.
Tuban-Merak Urak-Kerek-Montong-Jatirogo-Parengan-Bojoengoro. Juga bisa melintas melalui Nganjuk-Jombang-Babat-Baureno-Bojonegoro. Selain masuk atau keluar melalui beberapa daerah di Jawa Timur, bisa melintas dari atau ke Cepu-Padangan-Tinggang-Tambakrejo-Ngambon-Ngasem-Dander-Bojonegoro.
Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Sam Budigusdian saat di konfirmasi di Mapolda Jatim, Rabu (24/8) mengingatkan, pemudik agar menggunakan jalur-jalur alternatif saat mudik dan arus balik lebaran. “Jika ingin menghindari kemacetan dijalur utama lebih baik manfaatkan jalur alternatif,” ujarnya.
Ia menambahkan, kepolisian telah membuat spanduk dan tanda-tanda penunjuk keberadaan jalur alternatif. Tujuannya, agar pemudik tahu jika ada jalur alternatif yang bisa digunakan. Selain itu, di sepanjang jalur tersebut juga didirikan posko keamanan yang menyediakan informasi dan layanan pengaturan lalu lintas.
Untuk pos pantau, telah disiapkan 357 pos yang tersebar di seluruh Jatim sudah disiapkan. Mereka akan berjaga di pos sesuai dengan kewilayahan dan tugas masing-masing personel. Pos-pos tersebut, 6 diantaranya ditempatkan di perbatasan Jatim dengan sandi Pos Simpatik Operasi Ketupat Semeru 2011, 254 pos PAM dan 97 buah pos pantau
Sebelumnya, jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur akan mengerahkan sebanyak 16 ribu personel melalui operasi kendali pusat. Dengan sasaran operasi adalah tempat peribadatan umat Islam, pusat perbelanjaan, pemukiman yang ditinggal pemudik, jalan raya, terminal, tempat rekreasi, dan objek vital. (anto)

Foto : Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Sam Budigusdian

Related posts

Debat Publik Sesi Kedua Pilkada Surabaya, KPU Harap Paslon Tak Mengerahkan Massa

kornus

Tangkal Covid-19, Sekdaprov Jatim Bersama Pangkoarmada II Gelar Baksos

kornus

Korem 082/CPYJ Selenggarakan Pembinaan Mental Khusus

kornus