KORAN NUSANTARA
hukum kriminal indeks

Polda Jatim Avaluasi PAM Paskah

logo poldaSurabaya (KN)- Berdasarkan evaluasi pengamanan (PAM) perayaan Hari Raya Paskah yang dilakukan oleh Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur mulai 21 – 24 April 2011, ditemukan sebanyak 40 kejadian yang terbagi dalam tiga katagori, yaitu kasus Laka, Kriminal dan bunuh diri.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Rachmat Mulyana saat dikonfirmasi di Mapolda Jatim, Senin (25/4) menjelaskan, dari data Polda Jatim menyebutkan dari 40 kejadian yang menempati peringkat teratas, yaitu kasus kecelakaan lalulintas menduduki ranking teratas dengan 20 kejadian. Sedangkan, katagori kriminal memiliki kecenderungan di peringkat kedua selama pengamanan Paskah digelar 21 April lalu. “Angka kasus kriminal mencapai 15 kasus selama pengamanan Paskah,” terangnya.
Lebih lanjut Rachmat Mulyana mengatakan, selain kasus laka dan kriminalitas, Polda  Jatim juga mencatat untuk peristiwa gangguan terdapat lima kasus. Selama masa pengamanan Paskah, peristiwa gangguan ada empat kriteria kasus yang dominan terjadi di Jatim.
“Bunuh diri ada dua kasus, satu kasus meninggal dunia karena tersengat listrik, satu orang meninggal dunia karena tertabrak kereta api dan satu kasus penemuan mayat,” jelas Rahmat dalam pesan pendeknya yang diterima wartawan.
Ia juga merinci kasus yang terjadi selama Paskah di antaranya, 15 kasus kriminal terdiri dari Pencurian dengan pemberatan (curat) ada enam kasus, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) empat kasus, dua kasus narkotika, kebakaran, judi dan curas masing-masing satu kasus.
“Kalau yang laka lantas ada kasus meninggal dunia enam orang, luka berat lima kasus, luka ringan 13 kasus, dengan kerugian material mencapai Rp 16.600.000,” ungkapnya.
Ketika ditanya tentang situasi Kamtibmas di Jatim selama Paskah ia mengatakan, selama pelaksanaan Paskah mulai 21 – 24 April kondisi keamanan masih kondusif dan aman. “Situasi yang cukup kondusif dan aman itu tidak lepas dari kesiapan aparat kepolisian di seluruh Jatim serta dukungan masyarakat dan TNI, termasuk dukungan para tokoh agama,” tegasnya.
Sebelumnya, sebanyak 269 personel disiagakan oleh Polda Jawa Timur untuk mengamankan jalannya perayaan Paskah yang dilangsungkan pada Jumat (22/4).
Sebanyak 269 personel itu meliputi 105 personel Brimob, 105 personel Sabhara, 11 personel Intelkam, 11 personel Reskrim, dan 11 personel Reskrimsus. Selain itu, 11 personel Reskoba, sembilan personel pengamanan objek vital (Pam Obvit), dua personel pengawalan lalulintas, dua personel Biro Sarpras, dan dua personel Bidang Propam. (anto)

Related posts

Sebelum Ngantor di Balai Kota, Cak Ji Gowes Sambil Blusukan ke Pasar Burung Bratang

kornus

Pemukiman Pekerja Asing Freeport Hidden Valley Diserang Tembakan

redaksi

Aliran Listrik di Seluruh Sulawesi Terganggu Akibat Pembangkit PLN Rusak

redaksi