Jakarta (KN) – Sebanyak 331 petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Arab Saudi Tahun 1434H/2013M diberangkatkan. Mereka terdiri dari 202 PPIH Kementerian Agama dan 129 PPIH Kementerian Kesehatan. “Siang ini setelah Sholat Jumat, para petugas diberangkatkan ke tanah suci melalui Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur,” Kata Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Cepi Supriatna, Jumat (6/9/2013).
Ke-331 petugas ini menurut Cepi merupakan pemberangkatan gelombang pertama dari 836 petugas haji Indonesia yang akan ditugaskan untuk melayani jamaah haji Indonesia selama di Arab Saudi. Petugas PPIH yang akan diberangkatkan ini akan bertugas kurang lebih selama 76 hari di Daerah Kerja (Daker) Jeddah dan Daker Madinah. Sedangkan pemberangkatan petugas haji gelombang kedua yang akan bertugas di Daker Makkah akan dilepas keberangkatannya pada 12 September 2013.
Selain PPIH, Kementerian Agama juga merekrut 591 tenaga musiman (temus) Kemenag dan 99 temus kemenkes untuk melayani jamaah haji Indonesia di Arab Saudi. Cepi berpesan, agar petugas PPIH yang ditugaskan di Daerah Kerja (Daker) Jeddah harus bekerja dengan cepat dan tepat. Mengingat tugas utama petugas Daker Jeddah adalah menerima jamaah haji, lalu memberangkatkan. “Kalau ada masalah, segera selesaikan, jangan ditunda. Jika hari itu atau jam itu ada masalah, langsung selesaikan,” kata Cepi.
Cepi juga mengingatkan agar petugas PPIH meluruskan niatnya, bahwa diberangkatkan ke Arab Saudi untuk melaksanakan tugas pelayanan terhadap jamaah haji Indonesia, sekaligus beribadah. Cepi meminta petugas untuk komitmen dengan tugas pelayanannya. “Petugas, khususnya yang di Madinah, boleh melaksanakan Arbain, tapi di atur,” terang Cepi. (red)
Foto : Ilustrasi petugas haji Indonesia
