KORAN NUSANTARA
ekbis Hallo Nusantara Headline Nasional

Perkuat Konektivitas Wilayah 3TP, Pelni Terima Dana PSO Rp2,78 Triliun Tahun 2026

​Jakarta, mediakorannusantara.com-PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) secara resmi memperkuat komitmennya dalam menjaga konektivitas di wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan (3TP) melalui dukungan anggaran kewajiban pelayanan publik (PSO) senilai Rp2,78 triliun pada tahun anggaran 2026.

Kepastian ini diperoleh setelah dilakukan Penandatanganan Terpadu Kerja Sama Pelayaran Perintis dan Penyelenggaraan PSO Bidang Angkutan Laut Penumpang Kelas Ekonomi bersama Kementerian Perhubungan di Jakarta.

​Direktur Usaha Angkutan Penumpang Pelni, Nuraini Dessy, menjelaskan bahwa penugasan dari pemerintah ini merupakan fondasi penting bagi perusahaan untuk terus menghadirkan layanan angkutan laut kelas ekonomi yang terjangkau bagi masyarakat di pelosok nusantara.

Sepanjang tahun 2026, Pelni akan mengoperasikan sebanyak 25 kapal penumpang, 30 kapal perintis, 18 kapal rede, delapan trayek tol laut, serta satu trayek khusus kapal ternak demi memastikan pemerataan pembangunan nasional.

​Dalam implementasinya, skema subsidi ini mencakup alokasi sebesar Rp2,78 triliun khusus untuk operasional kapal penumpang. Selain itu, pemerintah juga memberikan subsidi tambahan untuk program Tol Laut sebesar Rp135 miliar, subsidi kapal rede senilai Rp48,5 miliar, dan subsidi operasional kapal khusus ternak sebesar Rp13 miliar.

Langkah strategis ini diharapkan dapat menjamin kelanjutan pelayanan transportasi laut yang inklusif dengan standar keselamatan dan pelayanan yang tetap terjaga bagi seluruh masyarakat.

​Di sisi lain, Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Pelni, Kokok Susanto, menekankan pentingnya peran subsidi pada sektor barang dan ternak dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Kehadiran angkutan barang melalui program Tol Laut terbukti efektif membantu menjaga ketersediaan serta stabilitas harga komoditas penting di wilayah 3TP.

Sementara itu, operasional kapal ternak difokuskan untuk memfasilitasi distribusi hewan ternak antarpulau secara efisien dan aman guna menjaga keseimbangan harga daging di berbagai wilayah Indonesia. ( wa/

Related posts

Sub PIN Polio Putaran Kedua di Surabaya Melebihi Target Sasaran hingga 105,94 persen

kornus

Serahkan Kredit Dana Bergulir, Gubernur Khofifah Optimis UMKM Jatim Segera Bangkit

kornus

BPS : Triwulan I – 2018 Ekonomi Jatim Tumbuh 5,50 Persen

kornus