KORAN NUSANTARA
indeks Surabaya

Pemkot Kerahkan Personil Pengamanan Untuk Membantu Pihak Kepolisian

Surabaya (KN) – Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru  2012, Pemkot Surabaya mulai menyiapkan pengamanan. Melalui Bakesbangpol Linmas Kota Surabaya, Pemkot akan mengerahkan 100 personel untuk membantu pihak Kepolisian dalam melakukan pengamanan.

Menurut Kepala Bakesbangpol Linmas Kota Surabaya Soemarno, untuk membantu petugas Kepolisian, 100 aparat itu dikerahkan untuk menjaga titik-titik yang disiapkan Kepolisian.

Sementara untuk pengamanan patroli, dikerahkan 150 personel yang terdiri dari Satpol PP Kota Surabaya, Bakesbangpol Linmas, PMK, Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, Dinas Kesehatan serta Dinas Perhubungan Surabaya. 150 personel itu akan ditempatkan di beberapa pos yang telah disiapkan oleh Pemkot.

“Sementara untuk 150 personel yang kita siapkan, akan menjaga pos-pos yang dibangun Pemkot di beberapa titik. Petugas itu kita kerahkan untuk melakukan patroli ke wilayah. Ini menyangkut kegiatan natal seperti pengamanan gereja yang ada di wilayah protokol,” jelas Soemarno.

Untuk pengamanan di wilayah luar protokol, akan diamankan pihak Kecamatan dan Kelurahan. Sementara pengamanan pemukiman di tingkat kota, tetap diamankan Pemkot.

“Untuk Kecamatan, kita kerahkan Muspika dan jajarannya. Sampai tingkat Kelurahan, kita minta untuk meningkatkan Pamswakarsa. Seluruh Satpol PP dan Linmas, kita kerahkan. Mereka juga akan melakukan siaga markas komando. Karena itu kita sudah minta pihak Kecamatan untuk mengatur tugas atau jadwalnya. Bahkan di sekolah juga wajib dijaga, ini terkait libur panjang,” kata Soemarno.

Bakesbangpol Linmas juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar dinas itu memerintahkan setiap Kepala Sekolah untuk membuat jadwal piket bagi pegawainya. Dengan mengerahkan seluruh personelnya, maka tidak hanya gereja dan pemukiman saja yang dijaga, seluruh tempat ibadah yang ada di masing-masing wilayah harus mendapat prioritas pengamanan.

Sesuai data, di kawasan protokol Surabaya terdapat 24 gereja yang harus diamankan. Sementara keseluruhan gereja di Surabaya mencapai 409 gereja. “Pengamanan yang kita jalankan tak memandang gereja mana yang dianggap paling rawan, semua mendapat prioritas pengamanan yang sama,” jelas Soemarno. (anto)

 

Foto : Soemarno Kepala Bakesbangpol Linmas Kota Surabaya

 

Related posts

Budi Waseso Lantik Khofifah Sebagai Ketua Mabida Gerakan Pramuka Jatim

kornus

Dievaluasi, Pemkot Berhentikan Sementara Pertunjukan Seni di Alun-Alun Surabaya

kornus

Pangkogasgabpad Berangkatkan 1.335 Prajurit Divisi 3/Kostrad Kembali ke Makassar

kornus