
JAKARTA, mediakorannusantara.com – Menteri Hukum Supratman Andi Agtas berharap pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh dapat diselesaikan pada tahun ini setelah Presiden Prabowo Subianto memerintahkannya berkoordinasi dengan DPR RI.
Menteri Hukum di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026, mengatakan dirinya telah bertemu dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, serta unsur Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) terkait pembahasan tersebut.
“Kami berkonsultasi dalam rangka pembahasan Undang-Undang Otonomi Khusus Aceh yang akan berakhir di 2027 dan Presiden sudah memerintahkan kepada saya untuk berkoordinasi dengan teman-teman di DPR,” kata Supratman.
“Kita berharap mudah-mudahan Otsus Aceh bisa selesai tahun ini,” tambahnya.
Adapun regulasi yang saat ini dibahas DPR adalah revisi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.
Salah satu isu dalam revisi tersebut adalah keberlanjutan Dana Otonomi Khusus Aceh yang berdasarkan ketentuan saat ini akan berakhir pada 2027.
Dana Otsus Aceh diberikan untuk jangka waktu 20 tahun sebagaimana diatur dalam Pasal 183 UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.
Badan Legislasi DPR RI sebelumnya telah menyepakati perpanjangan pelaksanaan Dana Otsus Aceh dalam penyusunan RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.
Pembahasan revisi UU Pemerintahan Aceh juga mencakup sejumlah pengaturan mengenai kekhususan dan kewenangan Pemerintahan Aceh.
Dalam kesempatan tersebut, Supratman mengajak seluruh masyarakat Aceh menjaga persatuan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sebelumnya, kericuhan terjadi dalam rangkaian zikir dan doa bersama memperingati 21 tahun Hari Damai Aceh di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah massa mengibarkan Bendera Bulan Bintang yang identik dengan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM), sebelum terjadi kericuhan saat aparat melakukan penertiban.
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah di Banda Aceh, Senin, 17 Agustus 2026, mengatakan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Aceh berlangsung aman dan mengajak masyarakat terus menjaga kedamaian.
“Kami berharap kepada seluruh masyarakat Aceh di mana pun berada, mari kita jaga kedamaian, ketenangan, dan yang paling utama sesama kita rakyat Aceh mari bahu membahu mewujudkan Aceh yang sejahtera dan makmur,” katanya.(wa/an)
