KORAN NUSANTARA
indeks Surabaya

Paguyuban RW Pondok Benowo Indah Protes

Surabaya (KN) – Paguyuban RW di Perumahan Pondok Benowo Indah berniat mengembalikan seluruh stempel kepengurusan RT dan RW-nya. Hal ini sebagai imbas dari dikabulkannya pembongkaran Balai RW XI di kompleks tersebut.

Tentu saja jika pengembalian stempel kepengurusan RT dan RW itu terjadi, maka pelayanan di masyarakat bisa terhenti. Yang rugi tentu saja masyarakat itu sendiri.

Di kompleks tersebut ada sebuah balai RW yang baru saja didirikan. Bahkan pendirian balai RW itu sudah mendapat persetujuan 400 lebih warga di RW XI Perumahan Pondok Benowo. Namun karena posisi balai RW itu dianggap merugikan dua warga, dua warga itupun sempat memerkarakan masalah itu ke kepolisian. Bahkan, kasus itu dibawa sampai ke dewan. Keputusannya, ratusan warga harus pasrah jika Balai RW XI itu dibongkar. Hal inilah yang menyulut emosi warga dan pengurus RW.

“Masak, kesepakatan ratusan warga dikalahkan oleh dua warga saja. Padahal balai RW itu untuk kepentingan warga. Tapi di Komisi C DPRD Surabaya, diberi solusi, jika harus dibongkar maka warga diminta mengajukan anggaran dalam PAK APBD 2011 ini. Ini kan butuh proses, sementara balai RW itu sangat dibutuhkan warga,” ungkap Ketua Paguyuban RW Pondok Benowo Indah, Sokip.

Sokip menjelaskan, akibat permasalahan Balai RW XI itu, imbasnya seluruh program fisik dan nonfisik yang sedianya akan diberikan dana hibah oleh Pemkot Surabaya, jadi terbengkalai. Pemkot tak berani mengucurkan dananya, karena adanya masalah Balai RW tersebut. Balai itu sendiri hasil jaring aspirasi masyarakat yang dilakukan angota DPRD Surabaya.

“Di kompleks kami ini ada delapan RW dengan jumlah warga mencapai 8.000 jiwa. Sementara, tiap RW butuh balai RW untuk kegiatan warga. Yang kita sesalkan, ulah dua warga itu justru menghambat kepentingan warga. Sekadar diketahui, balai RW itu dibangun di atas lahan mati milik pengembang. Balai RW itu diapit dua warga yang tak setuju. Sebelumnya, lahan itu sering dijadikan parkir kendaraan warga tersebut. Karena itulah, warga berinisiatif membangun balai RW yang lebih berguna,” kata Sokip yang juga Ketua RW XII Pondok Benowo Indah. (Jack)

Foto: Sokip, Ketua RW XII Pondok Benowo Indah, Surabaya

Related posts

Minyak Mentah Pertamina Tumpah Cemari Pantai Sedari Karawang

redaksi

Khofifah Indar Parawansa, Satu-Satunya Gubernur yang Raih Penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia dari Ikatan Guru Indonesia

kornus

Produk Olahan Hasil Laut Pahlawan Ekonomi Surabaya Diminati Negara Lain

kornus