Cibodas (MediaKoranNusantara.com) – Seperti biasa, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dalam pidatonya ‘membakar’ dan memompa semangat. Itu pula yang dilakukannya, saat dia berpidato di hadapan para peserta Jambore Kebangsaan dan Wirausaha di Bumi Perkemahan Mandalawangi, Cibodas, Cianjur, Jawa Barat, Rabu pagi (25/10/2017). Di tengah mendung yang menggayut, dan hawa dingin yang lumayan menggigit, Tjahjo Kumolo berpidato dengan bersemangat. Ia juga menyelipkan kutipan-kutipan pernyataan dari para tokoh besar seperti Bung Karno, Bung Hatta dan Jenderal Besar Sudirman. Kata dia, mengutip pernyataan Bung Karno, para pemuda harus punya imajinasi. Dengan imajinasi, pemuda akan punya konsepsi. Dan, dengan konsepsi, akan lahir tindakan dan perbuatan besar. Ia juga mengutip ucapan Bung Hatta.
“Bung Hatta menyatakan, hanya ada satu negara yang pantas menjadi negaraku. Ia tumbuh dengan perbuatan dan perbuatan itu adalah perbuatanku, ” ujarnya.
Dengan imajinasi, tercipta konsepsi-konsepsi, bakal melahirkan perbuatan besar. Dan, perbuatan itu, hanya untuk negara. Untuk bangsa Indonesia. Spirit itu, kata Tjahjo Kumolo, yang ditangkap dari ucapan dua proklamator tersebut.
Di ujung pidatonya, Mendagri Tjahjo Kumolo juga mengingatkan tentang ancaman yang kian meruyak, mengancam eksistensi negara. Ia pun kemudian mengutip apa yang pernah diucapkan Jenderal Besar Sudirman. Kata Tjahjo, Jenderal Sudirman mengatakan, ketika orang -orang baik berdiam diri, maka orang-orang jahat akan merajalela. Karena itu, orang -orang baik, jangan berdiam diri. Orang -orang baik, harus berani, melawan orang-orang jahat. “Agar kejahatan tidak semakin merajalela,” ujarnya.
Usai memberi sambutan, Tjahjo Kumolo sempat turun panggung dan menyalami para peserta jambore. Acara jambore sendiri, dihadiri Kapolda Jabar, Irjen Agung Budi dan mantan Ketua DPR dan Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tandjung. (KN06)
