KORAN NUSANTARA
ekbis Hallo Nusantara Headline Nasional

Konflik Timur Tengah Memanas, Lima Penerbangan Internasional dari Bandara Ngurah Rai Dibatalkan

Konflik Timur Tengah Memanas, Lima Penerbangan Internasional dari Bandara Ngurah Rai Dibatalkan

Jakarta, mediakorannusantara.com-​Bandara I Gusti Ngurah Rai melaporkan bahwa hingga hari Minggu (1/3/2026), sebanyak lima penerbangan keberangkatan internasional dari Bali terpaksa dibatalkan. Keputusan ini merupakan dampak langsung dari penutupan ruang udara di sejumlah negara Timur Tengah menyusul eskalasi konflik antara AS-Israel dan Iran. Pembatalan tersebut berdampak pada setidaknya 1.631 calon penumpang yang direncanakan terbang menggunakan maskapai Emirates, Qatar Airways, dan Etihad.

​Communication and Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi, mengonfirmasi situasi tersebut di Kabupaten Badung pada hari Minggu. Ia merinci bahwa seribuan penumpang tersebut merupakan akumulasi sejak hari Sabtu kemarin. “Untuk saat ini kami ada lima penerbangan keberangkatan yang dibatalkan, sesuai dengan data kami terima kurang lebih ada 1.631 penumpang,” kata Gede Eka Sandi.

​Penerbangan yang terdampak meliputi maskapai Etihad rute Denpasar-Abu Dhabi dan Emirates rute Denpasar-Dubai yang seharusnya berangkat Sabtu malam, serta Qatar Airways rute Denpasar-Doha. Selain itu, dua penerbangan dini hari tadi, yakni Emirates dan Qatar Airways menuju Dubai dan Doha, juga tidak dapat diberangkatkan. Hingga saat ini, pesawat dari ketiga maskapai besar tersebut terpantau masih terparkir di apron Bandara I Gusti Ngurah Rai karena belum adanya tanda-tanda ruang udara di beberapa negara tujuan dibuka kembali.

​Pihak pengelola bandara memastikan bahwa penanganan terhadap penumpang yang telantar telah dilakukan secara intensif melalui koordinasi dengan pihak maskapai. “Kami bekerja sama dengan pihak maskapai untuk memastikan kembali para penumpang yang terdampak itu ada yang dihotelkan dan juga kami dari pihak bandara menyiapkan help desk untuk membantu maskapai memberikan pelayanan kepada penumpang agar saat penumpang mengajukan pengembalian dana, mengubah rute, dan mengubah jadwal itu merasa terlayani dengan baik,” ujar Eka Sandi.

​Meski situasi di jalur Timur Tengah seperti Iran, Irak, Yordania, dan Uni Emirat Arab masih tidak menentu, otoritas bandara memastikan bahwa penerbangan rute lain dari dan ke Bali tetap berjalan normal. Pihak Bandara I Gusti Ngurah Rai bersama AirNav dan pihak keamanan terus bersiaga serta membuka layanan informasi secara berkelanjutan hingga seluruh persoalan operasional ini tertangani sepenuhnya. ( wa/ar)

Related posts

Gerindra Jatim: Pendukung Jokowi di Akar Rumput Pilih Prabowo – Gibran

kornus

Polri dan Majelis Adat Dayak Nasional sinergi kawal pembangunan IKN

Undian Pilgub Khofifah-Emil Dapat Nomor 2, Budiono Sebut akan Membawa Keberkahan dan Kemenangan Besar

kornus