KORAN NUSANTARA
indeks Jatim

Kobarkan Nasionalisme, HIPRO Gelar Kampoeng Pahlawan

Surabaya (KN) – Nasionalisme bangsa Indonesia menjadi tema yang meresahkan sebagian besar masyarakat belakangan ini. Tak hanya di kalangan elit negara, tuna nasionalisme terutama dikhawatirkan melanda kaum muda Indonesia.Ketua Himpunan Praktisi Radio dan Media Online (HIPRO) Rio Setiawan mengatakan, keresahan kolektif ini sepatutnya segera dihentikan dengan melaksanakan berbagai kegiatan yang mampu menanamkan serta membangkitkan, dan menggerakkan nasionalisme di seluruh komponen bangsa.

“Berangkat dari komitmen inilah rekan-rekan HIPRO dan Jatim Expo International bersama-sama berbagai elemen masyarakat akan menggelar serangkaian kegiatan yang diberi tajuk Kampoeng Pahlawan,” jelas Rio di Surabaya, Jumat (9/9/2011).

Kampoeng Pahlawan akan diselenggarakan pada 10-20 November 2011 di Lapangan Parkir Selatan Jatim Expo International Jl Ahmad Yani 115 Surabaya. Sekitar 200 stan disiapkan panitia untuk diisi dengan pameran, bazar, dan wisata kuliner.

Kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan di Kampoeng Pahlawan ini diharapkan dapat menggelorakan nasionalisme bangsa Indonesia ditengah-tengah terjangan liberalisme ekonomi-bisnis, hedonisme kehidupan sosial, dan dekadensi kepribadian bangsa.

Rio mengungkapkan, sejumlah kegiatan yang disiapkan antara lain festival band yang membawakan lagu-lagu bernafaskan nasionalisme. Lomba musik patrol, drama perjuangan 10 November, lomba Yel-yel kemerdekaan oleh ibu-ibu PKK, lomba Yel-yerl Timnas Sepakbola Indonesia, jalan sehat dan sepeda santai perjuangan, nonton bareng fim tema nasionalisme dan lomba pidato Bung Tomo juga telah disiapkan oleh panitia.

“Festival band akan diikuti oleh siswa SMA/SMK dan SMP agar nasionalisme semakin menggelora di benak mereka,” ujarh Rio yang langsung berperan sebagai Ketua Panitia helatan memperingati Hari Pahlawan 10 November 2011 ini.

Setiap elemen dalam kegiatan Kampoeng Pahlawan, lanjutnya, dikonsep agar bisa menggelorakan nasionalisme. Desain dan lay-out arena, pintu gerbang arena Kampoeng Pahlawan, dan berbagai elemen estetis lainnya akan dipoles dalam tema nasionalisme.

“Itu sebabnya setiap pengunjung dan peserta pameran diwajibkan untuk menggunakan kostum perjuangan. Sehingga pengunjung akan dilambungkan imajinasinya ke masa-masa perjuangan para pahlawan era 1945 dan era kontemporer. Pahlawan masa kini bisa kita sebut para guru, tenaga kerja Indonesia (TKI), ilmuwan, intelektual, olahragawan, pekerja sosial, dan lain-lain,” papar Rio.

Dia menambahkan, sejumlah komunitas telah menyatakan komitmennya untuk turut berpartisipasi di Kampoeng Pahlawan ini,, antara lain HIPRO, Forum Wartawan Pariwisata (Forwasta), Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI), MASIKA ICMI Jatim, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), dan lain-lain. Kabar terbaru, komunitas klub motor matic juga akan meramaikan Kampoeng Pahlawan. Ribuan anggota mereka dari Aceh hingga Nusa Tenggara Timur akan hadir di arena Kampoeng Pahlawan dan siap mengobarkan nasionalisme.

Guna memaksimalkan suksesnya acara, sambung Rio, panitia akan melakukan audiensi dengan Gubernur Jatim, Ketua DPRD Jatim, Pangdam V Brawijaya, Pangarmatim, dan Kapolda Jatim. “Kampoeng Pahlawan akan menjadi helatan seluruh elemen bangsa Indonesia dengan harapan kita sebagai bangsa akan kembali bersatu menuju kemajuan, kemandirian, dan kemerdekaan hakiki bangsa Indonesia ,” pungkasnya. (anto) 

 

Related posts

Diperiksa KPK, Bupati Malang Rendra Kresna Ngotot Ngaku Tak Terima Suap dan Gratifikasi

redaksi

Delapan Taman Aktif di Surabaya Bakal Dibuka, Pemkot Libatkan Masyarakat Jaga Prokes

kornus

Wakil Ketua DPR: Pangdam V Harus Klarifikasi Pernyataannya

kornus